Mencarikan Ayah Untukmu
Assalamu'alaikum sayang. Hai, Nak... Bagaimana kabarmu? "Waalaikumsalam. Hai Bu, aku baik sekali. Tetapi aku rindu ibu. Apakah kita bisa bertemu?" Belum, sayang... Kita belum bisa bertemu... "Kenapa kita belum bisa bertemu, bu?" Ibu belum menemukan ayahmu. Tanpa ayahmu, tentu kita belum bisa bertemu. "Aku sudah tak sabar ingin melihat dua malaikatku. Sulitkah menemukan seorang ayah, bu? Bagaimana sosoknya ayah itu?" Tidak sulit nak, yang pasti ia harus seorang lelaki. Tetapi di dunia ini sekarang, menemukan lelaki yang dapat menjadi ayah yang baik bagi anak-anaknya juga tidak gampang. "Kenapa, bu?" Banyak yang lelaki secara fisik, tetapi tidak lelaki secara mental, sikap dan kepribadian. "Benarkah, bu? Lalu seperti apa ayah yang baik itu? Apakah harus seseorang yang kaya raya?" Harta itu semu, Nak. Kita seperti memilikinya tapi sesungguhnya tidak kita miliki. Walau surat tanah, surat kendaraan, surat rumah, sur...