Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jilbab

Esensi Jilbab

Hadirnya era globalisasi sedikit banyaknya telah mengubah banyak hal di dalam kehidupan manusia, dari hal buruk ke hail baik atau yang berlaku sebaliknya. Begitupun dengan nilai-nilai moral yang kian meluntur sebab telah dianggap kaku dan tidak berkembang sehingga pada akhirnya muncul pemikiran-pemikiran sempalan yang sukses mengaburkan kebenaran tersebut. Seperti jilbab, pada awal kehadirannya di Indonesia jilbab mendapat larangan keras sehingga menyulitkan para pemakainya yang ingin istiqomah. Belasan tahun yang lalu saat foto KTP, foto ijazah atau mengurus berkas apapun harus menunjukkan wajah secara keseluruhan paling tidak menunjukkan telinga. Mencari kerja pun sulit karena tak banyak perusahaan yang mau menerima wanita berjilbab, ujung-ujungnya ada juga muslimah yang memilih untuk tidak berjilbab daripada takut susah mencari kerja. Berjilbab Masa Kini Hari ini, berjilbab sudah bukan barang aneh lagi. Tidak ada lagi syarat harus menunjukkan telinga saat berfoto, bahkan...

Membeli Neraka dengan Mahkota

Apa?!!! Ada yang mau membeli neraka?! Ya nggak usah kaget juga... Secara teori memang enggak ada yang mau membeli neraka, karena semua orang ingin masuk surga. Tapi secara PRAKTEK? BUANYAAAK yang mau beli neraka loh... Nah, kali ini kita bahas orang yang mau beli neraka pakai mahkota. Ih, mahkota kan mahal? Terus kenapa harus beli neraka? Ya ini makanya mau dibahas... Siapa orang-orang yang membeli neraka dengan mahkota itu? "MEREKA YANG ENGGAN MENGGUNAKAN JILBAB" What?! Iya. Bagi wanita, rambut adalah mahkota. Sebab apa? Sebab, rambutlah yang membingkai kecantikan wanita. Lelaki botak itu masih ada yang ganteng, tapi perempuan botak? Oh, No! Tapi mahkota indah nan mahal yang Allah berikan ini masih aja disalahgunakan sama banyak wanita. Karena dia mahkkota, karena dia mahal, karena dia cantik itulah kenapa Allah suruh tutup. Sungguh! Itulah rasa sayang dan cinta Allah kepada hamba-hambaNYA. Makanya ALLAH JAMINKAN KEAMANAN bagi wanita yang menutup auratnya. (ba...

Gadis Durian

Gambar
Apa yang membuat sesuatu mahal? Bagus? Langka? Limited edition? Oke. Semuanya benar. Barang bagus memang pantas mahal, tapi gimana dengan barang jelek ya? Yang tampilannya sama sekali enggak menarik misalnya? Tapi mahal. It's... DURIAN! Durian, King of Fruit Kalau melihat dari luar, siapa sih yang berani makan durian? Selain besar dan kokoh, kulitnya dilindungi duri semua. Kalau kita enggak tahu cara makannya harus dibelah dulu, yakin deh enggak ada yang berani nyoba makan buah ini tadinya. Tapi liat aja, dibandingkan dengan buah-buahan lain yang elok, mulus, bentuk dan warnanya menarik ternyata durian tetap yang paling banyak dicari orang. Biar mahal sekalipun, demi citarasa durian yang enak orang rela membelinya. Right? Walaupun bau durian menyengat, tapi rasa dagingnya yang lemak dan legit itu pasti memanggil-manggil lidah orang untuk memakannya. Yaa, walaupun sebagian lainnya bener-bener nggak suka baunya. That'why, menjadi gadis seperti durian itu ada bai...

Kapan Dapat Hidayah untuk Berjilbab?

Gambar
Berjilbab, bagiku hidayah berjilbab adalah hadiah indah dari Allah SWT. Walau aku sendiri tidak pernah tahu pasti kapan hidayah itu datang. Dari kecil aku sudah sekolah di Taman Iqra' yang mana siswinya harus berjilbab. Masuk taman kanak-kanak juga yang mewajibkan berjilbab, walaupun hanya di hari Jumat saja. Selebihnya pakai seragam biasa. Biarpun begitu, seragam sekolah kami berlengan panjang sehingga tetap sopan. Lanjut ke SD sekolahku memang swasta tapi saat kelas 4 SD kami wajib mengenakan jilbab. Yang tidak pakai jilbab tidak boleh masuk kelas, disuruh pulang ke rumah untuk ambil jilbab. Tegas sih memang, tapi dalam waktu sebulan peraturan ini bisa diterima sampai akhirnya menular ke adik-adik kelas yang sebenarnya belum wajib mengenakan jilbab ke sekolah. Alhamdulillah... Tamat SD, aku masuk pesantren yang notabene sudah pasti berjilbab. Enam tahun di pesantren, aku merasa sangat nyaman menggunakan jilbab. Tapi apa sudah istiqomah? Belum. Waktu itu aku masih buka...

Haruskah Aku Berlutut Di Hadapanmu?

Sedih, bahkan kecewa sekali rasanya ketika melihat teman yang sudah pernah berjilbab lalu membukanya lagi. Bukan kecewa pada siapa-siapa, tapi sedih rasanya membayangkan nasibnya. Benar, memang tak boleh menilai orang lain tapi perasaan ini tidak bisa berbohong... Lingkungan sekolahku memang mewajibkan kami untuk berjilbab, maka sangat wajar aku terbiasa dengan lingkungan berjilbab dan sangat tidak terbiasa melihat aurat-aurat yang berserakan sana-sini. Dulu, waktu di pondok tamu yang datang tanpa mengenakan jilbab akan langsung dihadang satpam. Tidak boleh masuk ke lingkungan pondok dan otomatis akan menjadi bahan tontonan sekaligus ejekan kami. Wajar saja aku nyaman melihat aurat yang tertutup (bukan terbungkus) rapi. Setelah tamat dari pondok kulihat satu per satu temanku mulai berani berfoto tanpa menggunakan jilbab. Katanya, "Kan cuma di foto..." Aneh, mau di foto kek, mau depan mata kek sama aja aurat tetap dijajakan murah, dinikmati semua mata. Dosa? Ya dosa la...

Muslimah Itu Berlian yang Mahal

Gambar
Saya baru bongkar-bongkar web-nya KPI http://www.kpi.go.id/index.php?option=com_phocadocumentation&view=category&id=12&Itemid=70&lang=id dan ternyata banyak sekali pelanggaran penyiaran yang dilakukan. # miris Dimana aduan terbanyak ialah eksploitasi wanita dalam tayangan baik sinetron maupun iklan. Jadi, bagaimanakah image wanita digambarkan? Teringat akan sebuah diskusi, "Kenapa yang paling banyak dipakai dalam sebuah iklan adalah seorang wanita?" "Katanya, 'lebih menjual' saja" Entah apa yang dimaksud menjual, yang pasti setelah membaca surat-surat peringatan dari KPI tadi saya jadi mengerti. Mereka mengeksploitasi bagian-bagian tubuh wanita yang dianggap 'anugerah'. Mengapa sebuah keindahan harus dijajakan murah? Saya menjadi semakin tenang dengan # jilbab . Sebab, keindahan kita sebagai wanita dillindungi dan ditutupi sehingga tersimpan baik. Yang MAHAL itu haruslah disimpan dengan RAPAT. Apa pernah berlian dija...