Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pacaran

Jangan Suka PHP Orang, Ini Denda yang Harus Dibayar!

Gambar
PHP. Pemberi Harapan Palsu. Diberi harapan indah yang menerbangkan ke awang-awang, ditawarkan janji manis yang tampaknya menghasilkan kepastian, sayangnya... P.A.L.S.U Lantas banyak kita dapati di sekitar kita Korban PHP ataupun Pelaku PHP itu sendiri. Tunggu! Jangan-jangan bukan orang lain! Bisa jadi diri kita sendiri! Entah korbannya, entah pelakunya Astaghfirullah... Parahnya lagi ada orang yang bangga karena sudah mem-PHP orang, seolah-olah dirinya keren banget - kece badai - very very famous apalah apalah - banyak yang ngharepin. Duh! Kalau aja kamu tau apa akibat dari PHP yang kamu anggap lucu itu...  Karena akibatnya SUNGGUH SAMA SEKALI ENGGAK LUCU! Oke, jadi gini ceritanya... Baru-baru ini aku lagi nemenin seorang teman yang terdeteksi kena penyakit 'Ain, kita konsultasi ke salah satu lembaga terapi dan rehabilitasi untuk ruqyah syar'i. Nah, di akhir konsultasi si Ustadz menyarankan sesuatu. Bukan cuma ditujukan ke temanku yang kena penyakit 'Ain tadi,...

5 Makanan Wajib Jomblo di Malam Minggu

Gambar
Halo semua~ Eh udah malam Minggu aja nih, ups mari kita ganti menjadi Sabtu Malam khusus untuk kamu, mblo... Hehehe... Kalau kaum non-jomblo biasanya memiliki aktivitas wakuncar di Sabtu malam, apakah yang lantas dilakukan jomblo? Mungkin salah satunya MAKAN. Nah, ini dia 5 makanan wajib jomblo di malam Minggu 1. Makan Hati "Dimanakah engkau pelengkap hidupku?" Jomblo biasanya udah kenyang makan hati *yang kemaren aja belum ketelan, kan?* Ngeliat pasangan-pasangan di jalanan, baper Ngeliat pasangan-pasangan di tempat makan, juga baper Ngeliat pasangan-pasangan di tangga mesjid, baper Ealah! Itu sih pasangan sendal jepit... Ngapain di-baper-in mblo??? -_-

Pacaran, Gladi Resik Gejolak Rumah Tangga

Gambar
Pacaran, siapa sih yang enggak kenal istilah ini? Mau pelaku ataupun non-pelakunya pasti kenal dan paham benar soal pacaran. Tapi tahukah? Pacaran yang katanya berproses sebagai penjajakan pra nikah justru berlaku sebaliknya. Menurut kacamata aku, pacaran justru masa menjadi gladi resik gejolak berumahtangga. Ada banyak kasus dimana orang yang berpacaran sangat lama malah bercerai dengan sangat cepat setelah menikah. Pacaran 7 tahun, tiba nikah cuma 7 bulan... Zaman pacaran katanya cinta, pas udah nikah kemana cintanya? Padahal yang perjuangan dan pengorbanannya lebih besar adalah menikah kan? Hmmm, buka pikiran dan jalankan logika! Sadar nggak sih kalau pacaran itu sangat mengganggu keberlangsungan pernikahan? Ada banyak kasus dimana pacaran mengganggu pernikahan dan kisah-kisah ini aku himpun dari orang-orang terdekat yang mengetahui ataupun mengalaminya sendiri.

Saat Tuhan Terlambat

"Terlambat..." Seringkali Tuhan terlambat memberikan keinginanku, tapi aku mensyukuri semua itu. Ya, bagiku terlambat. Tapi di sisi Allah itu adalah waktu yang tepat. Dulu, waktu masa jahiliyah, di jaman lagi panas-panasnya pengen pacaran aku sering minta yang aneh-aneh. Doa sih, tapi yang diminta isinya dosa. Aneh memang ckckck... Misalnya aja, waktu aku suka sama salah seorang kawan, aku minta ke Allah untuk dikasih kesempatan bisa pergi bareng sama dia. Paling enggak jalan-jalan ke mall lah (hueks banget), karena waktu itu jarak dan disiplin pesantren yang memisahkan. Hehehe...

Completed Puzzle!

Gambar
"Orang yang mendapatkan cukup kasih sayang tidak akan pacaran, karena dia merasa kasih sayang dari pacarnya tidak bisa mengalahkan kasih sayang yang ia dapat. Ibaratnya puzzle, ada bagian yang tidak lengkap. Sehingga seseorang itu perlu mencari pelengkapnya. Nah, orang-orang yang pacaran itu kasusnya seperti ini. Mencari bagian yang belum lengkap..." -Dosen, suatu pagi di kuliah Psikologi Komunikasi- ***

Pilihkan Satu yang Engkau Ridhoi

"Aku bertemu dengan banyak adam di dunia ini, tapi tak satupun juga yang kuyakini sebagai engkau. Imamku..." Sepotong puisi yang aku tulis di catatan harianku. Mungkin bukannya 'tidak' kutemukan, hanya saja 'belum'. Untuk memahami lelaki memang tidak perlu pacaran kok, bahkan saat berteman atau sekedar rekan kerja saja kita bisa mengenal mereka. Begitu yang kulakukan, melihat satu per satu sambil merenungkan orang seperti apakah yang pantas menjadi imam. Apa ukurannya? Kematangan berpikir kah? Kematangan sikap kah? Keilmuan kah? Atau sekedar cocok dan tidak cocok?

Sikap Takut Menikah

Tulisan ini aku buat sebagai penjelasan dari status singkat di Facebook kemarin. Status itu muncul karena banyaknya pemberitaan di media tentang kasus rumah tangga publik figur. Dan itu sudah sampai pada tahap eksploitasi bukan lagi sekedar pemberitaan. Bahasa sederhananya terlalu lebay. Walaupun infotaiment banyak dicekal dan tidak diakui sebagai produk jurnalistik, tapi infotaiment yang dulu tidak melulu berisi masalah artis (atau artis dulu gak banyak buat masalah ya?) tapi lebih banyak berisi kegiatan artis atau info terbaru dari tokoh publik itu sendiri. Belakangan kok berubah, yang diekspose melulu masalah. Yang paling parah itu sampai ke rumah tangga yang seharusnya daerah privat seseorang.

Agama Juga yang Jadi Jaminan

Akhir-akhir ini banyak banget kasus yang terjadi dimana rasa-rasanya tidak masuk akal. Sebut saja tewasnya dua model cantik dengan cara yang sadis dan tidak manusiawi, kemarin juga ada seorang wanita yang memotong alat vital pasangannya. Ini gila. Sungguh-sungguh gila! Kerjaan makin aneh-aneh, hati nurani sudah tidak ada. Fiuh~ Rasanya sangat bersyukur hidup di dalam Islam, yang segala sesuatu sudah diatur dengan sempurna di dalamnya. Bersyukur sekali Islam mewajibkan jilbab untuk wanita karena dengannya Allah jamin keselamatan diri serta untuk dikenali. Ternyata benar janji Allah itu. Beberapa kejadian menghebohkan di Indonesia menjadikan wanita-wanita tak berjilbab sebagai korbannya. Naudzubillah min dzalik ya Allah... Then, PACARAN. Apapun aliran pacarannya, yang namanya pacaran tetap aja haram. Enggak ada toleransi buat yang namanya dosa, toh? Kasus-kasus kriminalitas dan asusila sebagian besar bisa dipastikan karena hubungan percintaan yang tidak halal itu. Pacaran, selingkuh, ...

Muda-Muda Duda, Muda-Muda Janda

Gambar
Siapa sih yang lagi kita bahas ini? Artis-artis yang baru nikah dua tahun terus cerai ya? Oww, bukan! Udah lihat kan gambar di atas? Itu yang mau kita bahas kali ini... Fenomena pacaran anak muda zaman sekarang makin aneh-aneh aja. Dulu panggilan sayang masih berupa abang-adik. Belakangan muncul fenomena baru, yang pacaran sok-sok kayak udah suami istri. Panggilannya Ayah-Bunda, Mama-Papa, Mimi-Pipi (ikut-ikutan Anang-KD -__-) atau Umi-Abi?! Hwoeeeks... *ember mana ember Terus kalau belum sah udah panggil mama-papa, setelah putus jadi janda-duda dong? Logikanya begitu kan? Jadi bisa dilihat populasi 'duda-janda' muda berbanding sama dengan pasangan pacaran alay (sok ng-ekonomi). Itu artinya, pada dasarnya setiap kegiatan pacaran sesungguhnya terinspirasi dari pasangan suami istri. Sungguh, batin dan nurani mereka tidak bisa berbohong bahwa menjadi suami-istri untuk menyalurkan kebutuhan sayang-menyayangi adalah jalan yang tepat dan paling indah. ...

The 'Adams', Tentang Makhluk Bernama Lelaki

Gambar
Lelaki. Konon katanya makhluk ini berasal dari makhluk Mars, sedangkan perempuan dari planet Venus. Ini sih cuma mitos, pada dasarnya lelaki dan perempuan memang berasal dari 'planet' yang berbeda. Lelaki. Makhluk yang susah ditebak oleh wanita dan berlaku pula sebaliknya. Meminati lawan jenis pada dasarnya sudah menjadi kodrat manusia sekaligus penanda bahwa ia normal. Tidak ada yang salah karena sejatinya manusia diciptakan bersama dengan potensi cinta dan kasih-sayang, bersama potensi ingin melindungi juga potensi ingin berpasangan. Tapi kalau diingat-ingat, aku mengalami banyak sekali fase mengenal lawan jenis. Dan fase-fase itu mengalami perubahan yang signifikan terutama soal paradigma. Dulu, pertama kali masuk masa puber aku mengalami minder parah untuk mendekati lawan jenis. Waktu itu di pesantren memang ada batasan jelas antar lawan jenis sehingga aku pun enggak berani mendekati lawan jenis. Tapi kemudian banyak temen-temen yang ngajak untuk mulai mendekat...

"Wanna Spend My Life with You"

Gambar
Judul ini terinspirasi dari potongan lirik lagu "I Do - Bi Rain" yang memerankan Lee Young Jae di Full House itu loh... Ceritanya sih sederhana, dua orang yang ingin bersama-sama. Itu aja. Tapi kemudian aku suka bagian "Wanna spend my life with you" artinya "Ingin menghabiskan hidupku denganmu" Oh, so sweet~ #kapanHalal “Belum pernah terlihat ada obat yang lebih mujarab bagi dua orang yang jatuh cinta, selain menikah” (H.R. Ibnu Majah, Kitab Nikah) Hadits ini aku baca di dinding Facebook kak Kasyif waktu nge- post foto pernikahannya. Dan benarlah, memang enggak ada obat yang paling mujarab kecuali nikah. Nikah melengkapkan semuanya, tidak seperti pacaran yang menjadi sarana penyalur kehausan cinta (tapi tidak halal) atau seks bebas yang menjadi sarana penyalur keinginan bercinta belaka (lebih gak halal lagi). Menikah itu sudah lengkap, menyalurkan potensi cinta, potensi biologis, potensi beribadah, berketurunan, mempertahankan hidup dan banyak l...

Karena Aku Normal, Makanya Aku Gak Pacaran

Gambar
"Put, enggak punya pacar?" "Enggak. Emang kenapa?" "Nggak normal yaa?" Yaa, setidaknya inilah yang orang-orang pikirkan setiap ada orang yang menyebutkan kalau dirinya enggak punya pacar. Kenapa? Apa karena menurut kalian bahwa orang yang enggak pacaran berarti enggak punya rasa suka? BIG BIG NO! BIG BIG FAULT! Karena aku normal lah, makanya aku enggak pacaran. Alasannya, Put? FIRST, kata orang punya pacar itu biar ada yang merhatiin. Maaf ya bukan maksud nge-judge, tapi aku curiga sama yang ngomong begini. Apa dirinya kekurangan perhatian dari orang tuanya? Sekali lagi, kekurangan perhatian kah dari orang tuanya? Karena selama ini aku merasa enggak kekurangan perhatian, tuh! Bahkan dengan status aku yang "Jomblo" ehmm tepatnya "Single" aku merasa dapat perhatian dari semua orang, bahkan semua teman. Semua orang boleh bertanya kabarku, boleh ajak aku jalan-jalan, boleh menghibur aku saat aku sedih, boleh jadi pelindung...

Thanks for Keep Me 'Jomblo', God

Gambar
Ada yang bilang jomblo itu menderita Ada yang bilang jomblo haus kasih sayang Sementara sebagian besar orang sering mendeskripsikan jomblo sebagai 'yang paling menderita' terutama di malam Minggu. Hahaha! Itu semua SALAK! eh SALAH! Jadi jomblo itu bahagia banget~ Jujur, aku belum pernah pacaran barang sekali pun. Banyak alasan sih yang akhirnya membuat aku memutuskan untuk 'TIDAK PACARAN'. Alasan yang paling utama adalah : Aku nggak mau ngasih 'sisa' buat imamku kelak. Dia harus jadi yang pertama, terakhir dan satu-satunya yang pernah memiliki segenap diriku. He must be the one who have my love :D *memang nggak pernah terpikir pacaran, Put? Siapa bilang nggak pernah? Pernah lah! waktu zaman jahiliyah-nya aku dulu. Zaman ngikut-ngikut tanpa paham sebab-akibatnya hehe... Tapi aku percaya bahwa Allah telah menjaga 'kemurnian'ku sampai sekarang. Ada saja cara-Nya untuk menjauhkanku dari perbuatan itu. Well, ini cerita 'zaman jahiliyah...

Alasan Mengapa Tidak Harus Pacaran

Gambar
Guys, anak muda harus tau ini. Setidaknya aku hanya berbagi info saja buat amal jariyah... :D 1.  For You Girls, wanita sungguh mahal harganya lagi tinggi derajatnya. Kesucianmu adalah harga yang harus dipertaruhkan, sungguh Allah menjamin surga untuk para wanita yang dapat menjaga kesuciannya. 2. Kelak kau akan memiliki pasangan yang bersamanyalah akan kau habiskan waktu dan hidupmu. ialah pemilik sah atas jiwa ragamu. Akankah kau berbagi dengan orang lain sedangkan pemilik hakikimu memiliki sisanya saja? 3. Hai wanita, kita hanya memiliki satu hati dan satu cinta. Jika itu telah dibagi dengan orang lain, sanggupkah kita memberi sisa untuk pemilik sahnya? 4. Nyatanya belum ada penelitian yang mampu menyatakan fungsi dan manfaat dari pacaran secara ilmiah. Baik untuk jasmani ataupun rohani. 5. Tanpa pacaran, takkan ada yang mampu membatasi kasih sayang orang terhadapmu. Semua orang bebas menjadi temanmu, sahabatmu, saudaramu, bahkan orangtuamu kapanpun kau mau...

Milih Siapa Jadi Setannya?

Malam Minggu~ A : "Serem ya, Hiyy..." B : "Serem apaan? Kan rame gini" A : "Iya, rame setan tau!" B : "Rame setan itu malam Jumat, malam minggu rame orang pacaran lah!" A : "Makanya lebih serem malam minggu ketimbang malam Jumat. Kan kalau malam Jumat itu sebenarnya malam yang baik, karena hari Jumat diturunkan banyak berkah. Tapi malam minggu itu banyakan setannya, liat aja ada berapa pasang makhluk yang berduaan padahal bukan muhrim" B : "..............." *** Pasti udah pada tau hadits yang berbunyi, "Janganlah seorang lelaki berduaan dengan perempuan yang bukan muhrimnya karena ketiganya adalah syetan" Hadits ini cukup sering kita dengar kan? Sayangnya setiap malam minggu tiba orang-orang mendadak amnesia. Entah hadits ini terlupa, pura-pura lupa atau dilupakan? Padahal hadits adalah tuntunan hidup kedua setelah Al-Qur'an. Aku jarang sekali keluar rumah di malam Minggu. Alasannya? 1. Jalanan ra...

Jangan Tertawakan Impian Menikahku

Gambar
Pertama kalinya terpikir untuk nikah muda itu waktu duduk di bangku Aliyah, tepatnya di kelas XI. Apa yang membuat aku memutuskan untuk nikah muda? Banyak! Pertama , aku banyak membaca buku-buku yang memotivasi untuk enggak pacaran sampai nikah. Awalnya aku ngetawain buku-buku ini karena menurutku mustahil orang nggak pacaran. Tapi akhirnya buku-buku sejenis ini jadi santapan lezatku. Dan MAHA BESAR ALLAH, yang nunjukin aku untuk ngebaca buku itu dalam waktu berdekatan. "Cuma baca buku doang kale, Put..." Iya memang cuma baca buku, tapi aku yakin kalau bukan karena kehendak Allah, aku enggak akan 'berjodoh' sama buku-buku ini plus enggak akan bisa kubaca pada saat yang tepat. Saat Allah ingin membalikkan hati dan pikiranku saat itu. Alhamdulillah. Buku-buku yang aku baca itu antara lain, "Proklamirkan pernikahan, bukan pacaran            RECOMMENDED. Buat kalian yang pengen masa mudanya berisi hal-hal yang bermanfaat. Banyak la...

Malam Minggunya Jomblo'ers

Malam ini, malam minggu. Disebut 'Satnite' bagi yang punya pasangan dan akan menjadi 'Sadnite' bagi yang jomblo Ckckck... Sepertinya jomblo cuma jadi Objek Pelengkap Penderitaan yaaa, hehehe... Tapi aku nggak pernah sedih tiap malam minggu tiba Siapa bilang jomblo gak punya malam minggu? Kalau jomblo gak punya malam minggu, aku jadi bingung 'Jomblo ini sejenis apa rupanya sampai setiap malam minggu menghilang???' Jomblo itu pilihan Menjadi jomblo juga membahagiakan Kalau orang bertanya, dengan senang hati aku menjawab "Aku Jomblo" Heran? Ya itulah pilihan,. Malam minggu buatku, bukan waktunya menggalau gara-gara enggak ada yang ngapelin Malam minggu itu saatnya beraktivitas, kalau enam hari sebelumnya sibuk dengan kuliah maka malam minggu semacam 'Independence Day' saja... Waktunya baca novel kah, nonton kah, browsing lah, apa aja yang bisa merefresh otakmu Kadang aku juga hampir lupa kalau malam itu malam minggu Karena b...