Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hati

Jangan Suka PHP Orang, Ini Denda yang Harus Dibayar!

Gambar
PHP. Pemberi Harapan Palsu. Diberi harapan indah yang menerbangkan ke awang-awang, ditawarkan janji manis yang tampaknya menghasilkan kepastian, sayangnya... P.A.L.S.U Lantas banyak kita dapati di sekitar kita Korban PHP ataupun Pelaku PHP itu sendiri. Tunggu! Jangan-jangan bukan orang lain! Bisa jadi diri kita sendiri! Entah korbannya, entah pelakunya Astaghfirullah... Parahnya lagi ada orang yang bangga karena sudah mem-PHP orang, seolah-olah dirinya keren banget - kece badai - very very famous apalah apalah - banyak yang ngharepin. Duh! Kalau aja kamu tau apa akibat dari PHP yang kamu anggap lucu itu...  Karena akibatnya SUNGGUH SAMA SEKALI ENGGAK LUCU! Oke, jadi gini ceritanya... Baru-baru ini aku lagi nemenin seorang teman yang terdeteksi kena penyakit 'Ain, kita konsultasi ke salah satu lembaga terapi dan rehabilitasi untuk ruqyah syar'i. Nah, di akhir konsultasi si Ustadz menyarankan sesuatu. Bukan cuma ditujukan ke temanku yang kena penyakit 'Ain tadi,...

Bertemanlah Seperti Rata-Rata Air

Gambar
Holaaa, sebelumnya tulisan ini aku buat untuk peringatan hari jadi Mamak yang ke-54. Judul tulisan di atas adalah satu dari sekian banyak amanat terbaik Mamak untuk anak-anaknya. Jadi di hari spesial Mamak, izinkan aku membagikan ilmu dari Mamak mudah-mudahan jadi amal jariyah yang tidak henti mengalir baginya.  *** Mamak tomboy. Siapapun sepakat soal ini. Bukan cuma tomboy, kadang Mamak cukup dianggap jinggo oleh kebanyakan orang. Wajar saja. Semasa sekolah Mamak sudah masuk STM. Menemukan makhluk bernama Perempuan di STM adalah pekerjaan langka bin sulit waktu itu. Alhasil Mamak sudah biasa berteman dengan lawan jenis karena nggak ada opsi, temannya tentu laki-laki semua. Saat kuliah Mamak masuk jurusan Teknik Elektro. Well, lagi-lagi Mamak jadi primadona karena (sekali lagi) menemukan perempuan di jurusan ini adalah pekerjaan langka. Kemudian Mamak sempat kerja di PLN yang tentunya didominasi para lelaki pula. So, wajarlah Mamak punya banyak teman lawan jenis. ...

Mencintai Berarti Berhenti

Mencintai berarti berhenti. Berhenti membanding-bandingkannya dengan yang lain karena para pecinta harusnya sadar tidak ada yang sempurna. Setiap orang yang menjadi dirinya sepaket sudah bersama kelebihan dan kekurangan yang menyertainya. Para pecinta yang suka membuat perbandingan sesungguhnya sedang merepotkan dirinya sendiri. Tentu membandingkan tidak akan pernah berhenti, akan kelelahan sampai mati. Mencintai berarti berhenti. Berhenti dan cukupkan. Ketamakan manusia hanya akan sampai kuburan. Setelah sadar tiada yang sempurna, cukupkanlah dengan yang telah ada. Mencari-cari yang tiada sesungguhnya lebih melelahkan daripada memperjuangkan apa-apa yang ada. Bukan tak boleh mencari yang terbaik, tapi lihatlah pada diri, sudahkah para pecinta menjadi yang terbaik?

Cintaku, Cintamu dan CintaNya

Cintaku : Bagaimana aku harus mendefinisikan cinta? Sedang seorang penyair akhirnya gila karena tak pernah menemukan jumlah pasti definisi cinta. Terakhir ada 5000 definisi yang ia dapatkan sebelum kemudian ia mati karena frustasi. Lalu aku? Bagaimana mengartikannya... Sebagai manusia normal tentulah aku pernah merasakannya. "Cinta yang baik adalah cinta yang membangun" , begitu kata salah seorang motivator. Maka aku berterimakasih kepada cinta karena dalam prosesnya ia membentukku menjadi pribadi yang semakin mengenal diriku sendiri, semakin berubah pandangannya soal cinta, semakin memahami hakikat cinta yang lebih baik. Ya, terima kasih. Cinta mungkin bisa membuat orang gila, akupun sama. Tapi Dia, pemilik cinta yang sesungguhnya senantiasa menunjukkan kemana harusnya cinta mengalir. Lalu sebuah doa kuutarakan kepadaNya, "Allah, berikanlah aku cinta jika memang telah datang seorang yang tepat itu" Doa yang kutitipkan seiring dengan lirik sebuah...

Tuhan Paling Romantis

Seharusnya aku tidak membuat judul seperti ini karena Tuhan hanya SATU dan tiada pembanding bagiMu. Jadi sebenarnya bukan kata 'Paling' yang kugunakan, kan? Hanya saja aku ingin menggunakan Tuhan Paling Romantis karena aku merasakannya... Aku merasakan bahwa segala romantisme yang dihadirkan di dunia ini sesungguhnya adalah romantisme paling nyata dariMu, wahai Tuhan Paling Romantis. Aku melihatnya. Manusia-manusia yang bertuhan pada hal-hal selain Tuhan yang sesungguhnya. Romantis bagi mereka berbentuk seperti memberi perhatian, memberi bunga, cokelat, kejutan atau apa sajalah yang sejenisnya. Romantisme itu mereka dapati dari hasil propaganda media, roman picisan pengeruk iman, ohh... Tapi aku juga mengenalnya. Romantisme dari orang-orang pilihan-Mu seperti laki-laki itu, dia sangat romantis. Namanya Muhammad, setiap kali mendengar namanya kami akan segera bersholawat atasnya, untuk lelaki paling romantis itu. Seorang lelaki yang tak segan membantu istrinya, bersenda gura...

Perjuangan Menjaga Hati

Gambar
Berat. Harus kubuka dengan kata itu. Apalagi yang dapat menggambarkan rasanya kecuali "berat". Mau menyangkal? Sekarang kutanya balik, jika ringan apa iya Tuhan menjanjikan hadiah besar? Perjuangan menjaga hati memang berat. Kita bisa menangis di saat fajar menyingsing atau saat bulan merona. Bahkan di petang nan sejuk seperti sekarang. Kita bisa menangis lewat airmata yang mengalir atau lewat luka hati yang disembunyikan. Kita bisa terlihat tegar dengan ketenangan yang ditunjukkan atau 'pura-pura tegar' dengan cuek yang diciptakan. Tapi yang jelas, kita bisa bertahan... *** Waktu itu, semasa masih bocah putih abu-abu aku sudah berprinsip untuk tidak pacaran. Entahlah, entah apa yang menjadi alasan tapi aku melihat bahwa teman-temanku yang pacaran justru merugikan dirinya sendiri. Terkena masalah, stres sendiri, prestasi pun tak ada, sikit-sikit curhat... Pening juga kepalaku nengoknya. Jadi kupikir, apa iya pacaran itu hubungan yang baik? Jika iya, ken...

Pacaran, Gladi Resik Gejolak Rumah Tangga

Gambar
Pacaran, siapa sih yang enggak kenal istilah ini? Mau pelaku ataupun non-pelakunya pasti kenal dan paham benar soal pacaran. Tapi tahukah? Pacaran yang katanya berproses sebagai penjajakan pra nikah justru berlaku sebaliknya. Menurut kacamata aku, pacaran justru masa menjadi gladi resik gejolak berumahtangga. Ada banyak kasus dimana orang yang berpacaran sangat lama malah bercerai dengan sangat cepat setelah menikah. Pacaran 7 tahun, tiba nikah cuma 7 bulan... Zaman pacaran katanya cinta, pas udah nikah kemana cintanya? Padahal yang perjuangan dan pengorbanannya lebih besar adalah menikah kan? Hmmm, buka pikiran dan jalankan logika! Sadar nggak sih kalau pacaran itu sangat mengganggu keberlangsungan pernikahan? Ada banyak kasus dimana pacaran mengganggu pernikahan dan kisah-kisah ini aku himpun dari orang-orang terdekat yang mengetahui ataupun mengalaminya sendiri.

Negeri Lapar Ayah

Negeri Lapar Ayah, Istilah ini pertama kali aku dengar waktu audisi Hafizh Quran di Medan, ada salah seorang juri yang fokus pada fathering , yaitu Ayah Irwan (tentang beliau lebih lanjut cek di >> http://ayahuntuksemua.wordpress.com/ ) Aku mungkin belum kredibel untuk bicara ini, tapi tulisan ini aku buat ketika menyadari ada betapa banyak anak-anak yang kehilangan peran sekaligus sosok ayahnya. Yang paling dekat adalah anak didikku di sebuah Taman Kanak-Kanak. Waktu itu pelajaran melukis, anak ini sebut saja namanya A. Aku minta A untuk menggambar anggota keluarganya. Secara berurutan ia gambar Bundanya, Eyang laki kemudian Eyang perempuan dan terakhir dirinya sendiri. Selanjutnya aku minta lagi dia untuk menggambar tema yang sama, dan ia kembali menghasilkan objek yang sama. Sebuah gambar, tanpa sosok Ayah. Aku tidak berani bertanya langsung ke anak tersebut, jadi aku tanyakan ke gurunya. Ternyata ayah si A ini bekerja di tempat yang cukup jauh, sehingga LDR-an d...

Catatan Hati Seorang (Calon) Istri

Gambar
Bukan hanya para perempuan yang sudah menjadi istri saja yang punya catatan hati. Aku pikir, kita para perempuan yang masih calon istri orang juga harus punya catatan hati. "Emang Putri udah jadi calon istri orang?" "Ya udahlah" "Siapa?!" "Ya calon istrinya seseorang yang Allah takdirkan nanti" "-_-" Iya dong, buat para jomblowati status kita sekarang ini masih calon istri. Justru karena masih calon istri, kita bisa membuat catatan-catatan untuk masa depan kita nanti. Jujur, postingan ini akhirnya muncul setelah aku rutin mengikuti sinetron Catatan Hati Seorang Istri. Alasannya, karena aku tahu buku ini karya Mbak Asma Nadia, pendiri Forum Lingkar Pena (FLP) yang juga menjadi tempat bernaungku sekarang. Karya-karyanya sudah banyak yang kubaca, tetapi entah kenapa yang satu ini belum sempat kubaca. Akhirnya ada senior yang bersedia meminjamkan bukunya. Arigatou gozaimas onee-san... Penampakan bukunya Kompilasi sinetron da...

I Have a Pride to Make You Proud

Gambar
"Wanita cantik memang untuk dipacari Tapi wanita dewasalah yang akan dinikahi..." Kata-kata itu, kata yang diucapkan oleh Ustadzah Sarma saat aku masih belajar di pesantren. Kata yang tetap kuingat sampai saat ini walau mungkin yang mengucapkan sudah hampir lupa, ada sekitar 7 tahun lalu ia ucapkan. Kata-kata itu, menumbuhkan keyakinan pada diriku bahwa wanita akan dipilih bukan hanya dasar kecantikannya saja. Karena pernikahan bukanlah agensi model yang membutuhkan kecantikan semata. Ia lebih dari itu!

Sebab Bunga Hanya Rekah Sekali

Gambar
Sebab bunga hanya rekah sekali Setelah itu ia akan layu atau mati... ~ Pernahkah kita melihat bunga yang mekar dua kali? Tidak. Sekuntum bunga hanya akan mekar sekali Begitulah sejatinya seorang perempuan, ia takkan mekar dua kali Oleh karenanya mekarlah pada saat yang tepat dan dipetik oleh orang yang tepat "Wanita hanya punya satu hati, dan cinta yang telah diberi takkan kembali"

Tidak Melihat, Tidak Dilihat

Gambar
Sebuah obrolan pendek dengan teman menghasilkan jawaban-jawaban yang tidak aku sangka tapi sebenarnya memperjelas opini umum yang ada. Tidak perlu diceritakan bagaimana obrolan itu bermula tapi aku mendapatkan beberapa hal : 1. Lelaki memang memandang kecantikan wanita. Sudah menjadi opini umum bahwa lelaki normal akan cepat suka pada wanita cantik. Artinya fisik (terutama wajah) adalah nilai pertama. 2. Lelaki cenderung memilih wanita yang DIA SUKA, sedangkan perempuan memilih lelaki yang padanya DIA NYAMAN.

Completed Puzzle!

Gambar
"Orang yang mendapatkan cukup kasih sayang tidak akan pacaran, karena dia merasa kasih sayang dari pacarnya tidak bisa mengalahkan kasih sayang yang ia dapat. Ibaratnya puzzle, ada bagian yang tidak lengkap. Sehingga seseorang itu perlu mencari pelengkapnya. Nah, orang-orang yang pacaran itu kasusnya seperti ini. Mencari bagian yang belum lengkap..." -Dosen, suatu pagi di kuliah Psikologi Komunikasi- ***

Tameng

Sore itu aku dan dua orang juniorku baru selesai mengikuti kajian 'Ulumul Syar'i tentang Munakahat (pernikahan), setelah itu kami pergi mencari makanan untuk berbuka. Karena aku lagi enggak bawa motor, akhirnya aku nebeng di mobil juniorku. Sebelum masuk mobil, kami keliling-keliling dulu jalan kaki. Aku paham, dia memang enggak terlalu suka kalau ada yang tahu dia bawa mobil. Maklum, disini motor lebih umum digunakan, terutama untuk mahasiswa. Setelah aman liat kanan kiri barulah kami masuk ke dalam mobil.

Pilihkan Satu yang Engkau Ridhoi

"Aku bertemu dengan banyak adam di dunia ini, tapi tak satupun juga yang kuyakini sebagai engkau. Imamku..." Sepotong puisi yang aku tulis di catatan harianku. Mungkin bukannya 'tidak' kutemukan, hanya saja 'belum'. Untuk memahami lelaki memang tidak perlu pacaran kok, bahkan saat berteman atau sekedar rekan kerja saja kita bisa mengenal mereka. Begitu yang kulakukan, melihat satu per satu sambil merenungkan orang seperti apakah yang pantas menjadi imam. Apa ukurannya? Kematangan berpikir kah? Kematangan sikap kah? Keilmuan kah? Atau sekedar cocok dan tidak cocok?

Sikap Takut Menikah

Tulisan ini aku buat sebagai penjelasan dari status singkat di Facebook kemarin. Status itu muncul karena banyaknya pemberitaan di media tentang kasus rumah tangga publik figur. Dan itu sudah sampai pada tahap eksploitasi bukan lagi sekedar pemberitaan. Bahasa sederhananya terlalu lebay. Walaupun infotaiment banyak dicekal dan tidak diakui sebagai produk jurnalistik, tapi infotaiment yang dulu tidak melulu berisi masalah artis (atau artis dulu gak banyak buat masalah ya?) tapi lebih banyak berisi kegiatan artis atau info terbaru dari tokoh publik itu sendiri. Belakangan kok berubah, yang diekspose melulu masalah. Yang paling parah itu sampai ke rumah tangga yang seharusnya daerah privat seseorang.

Jangan Tanya Bagaimana Cara Allah Membalasnya

"Rezeki akan datang dari arah yang tidak disangka-sangka" Ini adalah salah satu makna ayat dari surat Ath-Thalaaq yang biasa disebut ayat Seribu Dinar. Keluarbiasaan ini aku rasakan sendiri, dan semoga dengan niatan berbagi ini bisa menambah kekuatan iman kepada Allah Ta'ala yaa... Ceritanya begini : Sebulan lalu (tepatnya Juni) kami punya sebuah event besar di kampus, acara ini menelan banyak biaya yang pada akhirnya mengalami ketidakseimbangan finansial alias rugi. Kerugiannya cukup besar sehingga harus pinjam sana-sini. Waktu itu tabunganku juga harus dikorbankan. Cukup banyak, melewati setengahnya. Alhasil sisa tabunganku hanya tersisa beberapa digit saja. Anehnya walau harus mengeluarkan segitu besar, tapi aku enggak nyesal. Malah lebih menyesal dengan dana yang ku keluarkan untuk event sebelumnya. Walaupun jumlahnya jauh lebih kecil. Mungkin karena memang sudah diniatkan, dari awal event besar ini aku sudah niatkan ingin bantu dana dan begitulah mungkin carany...

A Melancholy Choleric Man

Gambar
Pasti sudah tidak asing lagi dengan empat temperamen dasar manusia kan? Ada 4 temperamen dasar yang kita kenal kini, yaitu : Melankolis, Sanguin, Koleris dan Plegmatis. Keempat temperamen ini terbagi dua lagi. Melankolis dan Plegmatis pada bagan Introvert (tertutup) sedangkan Koleris dan Sanguin pada bagan Ekstrovert (terbuka). Nih rumus dasarnya, Plegmatis itu >> Cinta damai, ikut arus, tenang, enjoy Koleris itu >> Berapi-api, mau menang sendiri, nggak pedulian Sanguin itu >> Si Populer, suka ngomong, berantakan, suka lupaan Melankolis itu >> Planner, teratur, pemikir dan sangat sensitif perasaannya Kelihatan kan perbedaan-perbedaannya? Kemudian, aku ketemu teori jodoh dari keempat temperamen dasar ini. Analisisnya, aku adalah Sanguin Plegmatis (katanya gitu) tapi sedikit terpola dengan melankolis. (terpola adalah istilah untuk pola asuh dan pola didik tertentu. Biasanya terpengaruh dari orangtua atau saudara kandung) Terus orang yang me...

Ratu Kecil

Aku hanyalah ratu kecil dari jutaan koloni Yang menghiasi sarang kehidupanmu Koloni-koloni nyata Koloni-koloni maya Mereka bersamamu Aku hanyalah ratu kecil Dari jutaan koloni dunia Tapi izinkan aku menjadi ratu kecil Yang hanya menguasai hatimu seorang Akulah ratu kecil...

Menggenggam Tangan yang Tepat

Gambar
“Ya ampun, si A udah pacaran 17 tahun itu bisa putus loh…” Pernah dengar dialog di atas? Ya, kenyataannya memang banyak sekali terjadi di sekitar kita yaa… Ada yang sudah pacaran dari SD sampai mau Sarjana S2 eh tiba-tiba putus, padahal udah serius katanya. Tapi ada juga yang baru kenal 3 bulan eh tiba-tiba nikah aja. Duh, cinta itu emang misterius ya? Emang katanya sih kalau udah jodoh gak kemana ya. Masalahnya, jodohnya dimana??? Yakin pasangan kamu sekarang bakal setia menemani sampai akhir hidup? Di bio Twitter bisa pasang “Love @lala forever ” tapi baru dua bulan pacaran tiba-tiba berkhianat! Ohh! Janji “forever” si doi ditaruh mana sih? Kok ucapan si doi gak sejalan dengan kenyataan? Nah, terus siapa dong orang yang akan menjadi tulang rusukmu? Menikah dengan tujuan enggak jelas itu ibarat seseorang yang ingin nyebur ke kolam tapi enggak pintar berenang.  Alhasil, tenggelam kan? Kalaupun selamat tapi sudah cengap cengup kehabisan nafas, tertolong ji...