Postingan

Menampilkan postingan dengan label The Girls

LoveAffair.Inc

Gambar
Konon, tersebutlah lima orang perempuan yang ditakdirkan bersatupadu, berkolaborasi untuk saling membantu. Mereka bukan Pendawa Lima, mereka adalah para ladies yang tergabung dalam LOVE AFFAIR. Inc LoveAffair.Inc berawal dari berkumpulnya kelima perempuan yang sering berdiskusi berbagai hal. Sampai akhirnya mereka berlima sering membahas hubungan asmara. Dengan kelebihan dan kemampuan masing-masing, kelimanya saling bantu untuk menyelesaikan problema cinta masing-masing personilnya. Menyadari kemampuan tim ini dalam mengurusi hubungan asmara, lantas mereka bersepakat untuk membentuk LoveAffair.Inc yang difungsikan selayaknya BIN Biro Hubungan Asmara *engg, abaikan* Selanjutnya, bukan hanya masalah asmara para personilnya saja, namun tim juga menerima problem yang berbeda-beda dari orang-orang diluar tim. Semakin lama masing-masing personil mulai mengalami Skill Focusing yang menjadikan struktur LoveAffair.Inc menjadi lebih rapi dan terorganisir. Sebelum mengenal LoveAf...

The Girls : Kita yang Saling Ditakdirkan

"1640 percakapan lainnya" Begitu yang tertulis di group chat mukabuku kita. Belum setahun kita berinteraksi dalam grup itu tetapi sudah ribuan hal yang kita bicarakan. Baru di dunia maya, belum dihitung pula di dunia nyata. Kita berangkat dari stasiun-stasiun yang berbeda. Aku bertemu dengan Onee saat ia di masa transisi, berjuang menyembuhkan diri dan hatinya. Saat itu aku belum dekat tapi di kepalaku berkumpul banyak pertanyaan soal dirinya. Kutanyakan sesuatu, tentang lukanya itu. Pertama kalinya kami bercerita, pertama kalinya ia langsung meneteskan airmata di hadapanku, aku yang saat itu belum dekat dengannya. Aku bertemu seorang Pututupi dalam perekrutan anggota PIJAR angkatan pertama. Seorang yang dulu sangat berbeda. Masih pakai celana jeans dengan kemeja pendek dan jilbab yang simpel. Beberapa kali bertemu namun kita irit berinteraksi. Mungkin karena ia tak banyak bicara sedang aku tak tahu bisa membicarakan apa dengannya. Sampai satu hari kita membicarakan s...

The Girls : Batu-Batu Merah Jambu

Gambar
Sudah lama aku ingin menulis cerita-cerita dari The Girls. Setiap kali selesai berdiskusi, aku ingin menuliskan hasil diskusi kami. Hanya, saking banyaknya jadi bingung mana dulu yang harus ditulis. Sampai pagi ini sebuah email masuk, Pututupi minta cerita The Girls ditulis lagi, sudah banyak perkembangan katanya hahaha... Setelah menulis cerita  The Girls  pada Januari 2014 lalu, kami telah melalui banyak hal sampai hari ini. Seperti halnya kulit bawang, kami telah mengupas sedikit demi sedikit lapisan kulit masing-masing. Eeeh, bukan-bukan! Ini bukan cerita mutilasi, maksudnya kami sudah mengenal lebih dalam lagi. Kami banyak bermain kuis-kuis aneh yang kadang-kadang jawabannya betul. Lalu saat berjumpa kami membahas hasil kuis itu. Gunanya apa? Biasanya untuk saling mem-bully! Eits, bukan bully yang jahat loh... Namanya dalam kelompok, pasti selalu ada objek penderita kan? Hihi... Dulu kami sering menulis di blog masing-masing, belakangan sudah pada hijrah ke tumblr....

The Girls

Gambar
Kami bukan sekumpulan gadis-gadis girlband . Kami cuma gadis biasa yang mencoba menemukan dunia sendiri... The Girls adalah nama yang kutasbihkan untuk kami. Awalnya, kak Siti yang sering mengerjakan tugas-tugasnya di Ulee Kareng (cafe dengan khas Kopi Aceh) selalu menjadikan tempat itu kalau aku dan Puput ingin mengajaknya bercerita. Saking seringnya, kegiatan kami ini akhirnya kami beri nama Girls Coffee Day (GCD). Walaupun namanya GCD, tapi kami hampir tidak pernah minum kopi. Salah satunya karena enggak sanggup... (Hahaha!)