Muslimah. Apa yang terbersit di pikiran kita saat mendengar kata ini? Sejujurnya sebagai muslimah saya merasa miris dengan apa yang saya lihat saat ini. Adanya tulisan ini berangkat dari kekhawatiran saya tentang kondisi muslimah kita. Memang, saya hanyalah muslimah yang jauh dari kata sempurna, namun niatan saya berbagi berangkat dari perintah Allah : “Oleh sebab itu berikanlah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat” (Al-A’la : 9) Mungkin sebagian besar kita sudah hafal betul hadits yang menyatakan bahwa Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholihah . Namun kenyataannya, hadits ini tidak benar-benar diecamkan oleh muslimah kita sehingga banyak muslimah yang terjebak dalam usaha ‘memahalkan diri’ dengan jalan yang lebih banyak mendatangkan kemudharatan ketimbang manfaatnya. Malam ini saya melihat salah satu kontes pemilihan muslimah (yang katanya) berbakat di salah satu televisi swasta. Kabarnya, ada adik se...
Sabtu, 20 April 2019 Di hari kedua konferensi ini kita nggak niat lagi lari pagi. Bukan karena trauma, tapi memang kita nggak siap dengan udara dinginnya. Padahal saat itu udah penghujung winter bahkan harusnya udah menuju summer. Efek dari kenekatan kita di hari sebelumnya adalah kita terkena mimisan dalam. Jadi di tengah-tengah konferensi hari pertama kemarin, kok kita ngerasa pangkal hidung kita tegang banget dan itu sakit. Pengen ngupil tapi malu... Akhirnya pas sesi break kita balik ke kamar hotel untuk ngebersihin itu dan memang isinya udah darah semua :'( Baca part sebelumnya Turkey Day 2 : Konferensi We Are All Mary Part. I Tips #1 : Kalau nggak terbiasa sama cuaca dingin, jangan lupa pakai masker untuk nutupin hidung dan mulut. Hidung itu kan lalu lintasnya udara untuk nafas, jadi kalau lalu lintasnya dingin banget, efeknya bisa mimisan. Tim "Tetap Hits Saat Nunggu Lift" Jadi setelah Subuhan, kita lebih milih di ...
Holaaa, sebelumnya tulisan ini aku buat untuk peringatan hari jadi Mamak yang ke-54. Judul tulisan di atas adalah satu dari sekian banyak amanat terbaik Mamak untuk anak-anaknya. Jadi di hari spesial Mamak, izinkan aku membagikan ilmu dari Mamak mudah-mudahan jadi amal jariyah yang tidak henti mengalir baginya. *** Mamak tomboy. Siapapun sepakat soal ini. Bukan cuma tomboy, kadang Mamak cukup dianggap jinggo oleh kebanyakan orang. Wajar saja. Semasa sekolah Mamak sudah masuk STM. Menemukan makhluk bernama Perempuan di STM adalah pekerjaan langka bin sulit waktu itu. Alhasil Mamak sudah biasa berteman dengan lawan jenis karena nggak ada opsi, temannya tentu laki-laki semua. Saat kuliah Mamak masuk jurusan Teknik Elektro. Well, lagi-lagi Mamak jadi primadona karena (sekali lagi) menemukan perempuan di jurusan ini adalah pekerjaan langka. Kemudian Mamak sempat kerja di PLN yang tentunya didominasi para lelaki pula. So, wajarlah Mamak punya banyak teman lawan jenis. ...
Komentar
Posting Komentar