Muslimah. Apa yang terbersit di pikiran kita saat mendengar kata ini? Sejujurnya sebagai muslimah saya merasa miris dengan apa yang saya lihat saat ini. Adanya tulisan ini berangkat dari kekhawatiran saya tentang kondisi muslimah kita. Memang, saya hanyalah muslimah yang jauh dari kata sempurna, namun niatan saya berbagi berangkat dari perintah Allah : “Oleh sebab itu berikanlah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat” (Al-A’la : 9) Mungkin sebagian besar kita sudah hafal betul hadits yang menyatakan bahwa Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholihah . Namun kenyataannya, hadits ini tidak benar-benar diecamkan oleh muslimah kita sehingga banyak muslimah yang terjebak dalam usaha ‘memahalkan diri’ dengan jalan yang lebih banyak mendatangkan kemudharatan ketimbang manfaatnya. Malam ini saya melihat salah satu kontes pemilihan muslimah (yang katanya) berbakat di salah satu televisi swasta. Kabarnya, ada adik se...
“Tidak ada sepasang anak manusia yang benar-benar cocok. Sebab dilahirkan dari rahim yang berbeda, keluarga, pendidikan, lingkungan dan pengalaman yang tentu berbeda. Yang ada hanyalah : dicocok-cocokkan" -Untuk dua Cok ku, Azhari si Ucok rekan berjuang dari Medan, Syifa si Eneng dengan jargon “Cok Gali Gacok”- Credit : Kak Sherly on FB Sampaikah pesan itu pada hadiah yang kutitipkan untuk kalian? Ahh, maafkanlah aku yang tak bisa hadir pada hari bahagia kalian. Izinkanlah tulisan ini menjadi hadiah setulus hati dariku sekaligus ucapan turut bahagia dengan perayaan cinta kalian. Entah pantas atau tidak menyampaikan ini tetapi yang kuyakini adalah : “Tak harus naik haji dulu untuk menasihatkan Haji, tak harus mati dulu untuk menasihatkan kematian, tentu tak harus menikah dulu untuk layak menasihati pernikahan” Bukankah begitu? Ingatanku melayang ke masa lalu, pada bulan yang sama tepat empat tahun yang lalu sebuah acara bernama Dai Muda Pilihan ANT...
Sebagai seorang dosen dan juga blogger, menghadiri ASUS Blogger Gathering kemarin memberikan perspektif yang cukup menyegarkan. Biasanya, ketika melihat gadget baru, sisi "blogger" aku yang berteriak tentang spesifikasi teknis. Tapi kali ini, sisi "akademisi" aku yang justru lebih dominan bertanya: "Apakah laptop ini bisa mempermudah hidupku di kampus?" Di acara ini, kami diberi kesempatan menjajal langsung lini produk terbaru ASUS yang digadang-gadang sebagai laptop masa depan berkat teknologi NPU (Neural Processing Unit) . Mulai dari seri Zenbook S 14 OLED , keluarga Vivobook S , hingga lini kreatif ProArt PZ13 dan PX13 . Berikut adalah ulasan singkat dari sudut pandang saya sebagai pengajar yang membutuhkan workstation portabel. Kenapa Dosen Perlu Peduli soal NPU? Sebelum masuk ke produk, yuk bahas dikit tentang teknologi kebanggaan-nya ASUS yaitu : NPU . Dalam bahasa yang sederhana, kalau CPU adalah otak untuk berpikir logis dan GPU adalah otak untu...
Komentar
Posting Komentar