Postingan

Negeri Lapar Ayah

Negeri Lapar Ayah, Istilah ini pertama kali aku dengar waktu audisi Hafizh Quran di Medan, ada salah seorang juri yang fokus pada fathering , yaitu Ayah Irwan (tentang beliau lebih lanjut cek di >> http://ayahuntuksemua.wordpress.com/ ) Aku mungkin belum kredibel untuk bicara ini, tapi tulisan ini aku buat ketika menyadari ada betapa banyak anak-anak yang kehilangan peran sekaligus sosok ayahnya. Yang paling dekat adalah anak didikku di sebuah Taman Kanak-Kanak. Waktu itu pelajaran melukis, anak ini sebut saja namanya A. Aku minta A untuk menggambar anggota keluarganya. Secara berurutan ia gambar Bundanya, Eyang laki kemudian Eyang perempuan dan terakhir dirinya sendiri. Selanjutnya aku minta lagi dia untuk menggambar tema yang sama, dan ia kembali menghasilkan objek yang sama. Sebuah gambar, tanpa sosok Ayah. Aku tidak berani bertanya langsung ke anak tersebut, jadi aku tanyakan ke gurunya. Ternyata ayah si A ini bekerja di tempat yang cukup jauh, sehingga LDR-an d...

Catatan Hati Seorang (Calon) Istri

Gambar
Bukan hanya para perempuan yang sudah menjadi istri saja yang punya catatan hati. Aku pikir, kita para perempuan yang masih calon istri orang juga harus punya catatan hati. "Emang Putri udah jadi calon istri orang?" "Ya udahlah" "Siapa?!" "Ya calon istrinya seseorang yang Allah takdirkan nanti" "-_-" Iya dong, buat para jomblowati status kita sekarang ini masih calon istri. Justru karena masih calon istri, kita bisa membuat catatan-catatan untuk masa depan kita nanti. Jujur, postingan ini akhirnya muncul setelah aku rutin mengikuti sinetron Catatan Hati Seorang Istri. Alasannya, karena aku tahu buku ini karya Mbak Asma Nadia, pendiri Forum Lingkar Pena (FLP) yang juga menjadi tempat bernaungku sekarang. Karya-karyanya sudah banyak yang kubaca, tetapi entah kenapa yang satu ini belum sempat kubaca. Akhirnya ada senior yang bersedia meminjamkan bukunya. Arigatou gozaimas onee-san... Penampakan bukunya Kompilasi sinetron da...

Get The Perfect? or Make It Perfect!

"Aku tahu dirimu tidaklah sempurna Tapi, maukah kau menyempurnakan hidupku?" -ND- *** Apa yang sebenarnya tengah kita cari dari seseorang yang akan mendampingi kita? Kesempurnaan kah? Sementara kita tahu bahwa tak ada satu manusiapun yang sempurna, masing-masing punya kekurangan. Baiklah. Sebut saja kesempurnaan itu adalah definisi yang kita buat sendiri. Misalnya, seseorang mencari pendamping yang tidak hanya sholih, tapi juga cerdas, minimal sudah S2, punya rumah, punya mobil, dan sederet kriteria buatan lainnya. Tapi kenyataannya, semakin banyak kriteria yang kita tetapkan justru semakin banyak kekurangan yang akan ia tunjukkan. Kenapa? Jelas saja, Allah Ta'ala menciptakan manusia ini tidak ada yang sama. Variasi sifat, karakter, nasib akan memunculkan individu-individu yang berbeda pula. Jadi tetap saja tak ada yang sempurna, karena pikiran kita sebagai manusia pun mungkin belum sempurna. Misalnya saja semua kriteria itu sudah terpenuhi, tetapi ada yang tid...

Ikut Tadarus Sastra FLP Sumut? BAHAYA!

Gambar
Kalau kamu mau ikutan Tadarus Sastra dari FLP Sumut di Ramadhan kali ini, kamu harus tau bahayanya ikutan kegiatan ini. Bahaya Pertama : Kamu Akan Membahayakan Penulis-Penulis Lain Ya, kamu bisa membahayakan penulis lain karena setelah ikutan Tadarus Sastra kamu jadi pesaing baru bagi penulis lainnya! Kamu akan tahu trik menulis yang keren, sampai trik-trik untuk menembus media lokal maupun nasional. Kamu akan jadi pesaing baru di lomba tulis-menulis! Kamu akan berani mempublikasikan tulisanmu! Itu bahaya... Bahaya Kedua : Kamu Akan Mudah Menjadi Anggota FLP Sumut Jadi, di bulan September nanti, FLP akan kembali merekrut anggota baru yaitu Angkatan 6. Ini pengalaman pribadi saya, waktu ikut rekrutmen Angkatan 5, saya agak tercengang dengan soal-soal tes yang diajukan. Sementara beberapa peserta lain malah anteng-anteng saja. Setelah saya tanya ternyata mereka udah ikutan Tadarus Sastra! Jadi sebagian soal tes itu sudah disampaikan saat Tadarus Sastra. Aihh, kalau kamu...

Tadarus Sastra 2014 : "Saatnya Jadi Penulis!"

Gambar
Daftar Tadarus Sastra? Ketik DAFTAR_TS_NAMA LENGKAP_FIKSI/NONFIKSI_GELOMBANG kirim ke CP : 081260889393 (Putri) | 085270596304 (Teguh)   Assalamualaikum sahabat semua... Sudah punya rencana Ramadhan ini mau ngapain? Kalau berdiam diri aja, sayang dong Ramadhannya enggak termanfaatkan dengan baik... Menuntut ilmu itu hukumnya fardhu loh bagi tiap muslim dan muslimat So, bayangin kalo kewajiban itu kita tunaikan di bulan Ramadhan. Kebayang nggak berkahnya kayak apa? Pahalanya setumpuk apa? Wallahu a'lam... Yuk! Isi Ramadhanmu dengan bergabung di TADARUS SASTRA 2014! Ini adalah agenda tahunan yang dilaksanakan oleh Forum Lingkar Pena (FLP) Sumatera Utara. Hanya dalam seminggu kamu akan dilatih menjadi penulis! Ini enggak bohong! Beneran cuma seminggu... Pilih waktunya : GELOMBANG I  : 7 - 12 JULI 2014 ( Pagi ) 09.00 - 11.00 WIB GELOMBANG II : 14 - 18 JULI 2014 (Sore) 14.00 - 16.00 WIB Cocok waktunya? Tempat : Jl. Sei Deli Gg. Sauh No. 18 Y ( deka...

Khaaliy...

Ini bukan nama seseorang, tidak juga memiliki arti yang baik. Khaaliy artinya kosong. Ya, berulang kali aku katakan bahwa Menulis adalah terapi jiwa, maka izinkanlah aku menulis untuk menerapi jiwa ini. Bukannya sedang sakit jiwa, tapi ada kalanya menyembuhkan yang sedikit ini jauh lebih baik ketimbang saat ia menumpuk dan semakin membesar nanti. Khaaliy, Ada ruangan kosong di dalam hati yang belakangan ini berteriak-teriak minta diisi. Jika aku manusia yang tidak bertuhan, tentulah saat ini aku sudah kelimpungan. Tapi Allah ta'ala, Tuhanku yang Maha Baik ini senantiasa melembutkan hatiku supaya aku tidak merasakan sakitnya teriakan-teriakan dari dalam. Tuhanku yang Maha Penyayang ini senantiasa menguatkan langkah untuk tidak menyentuh Zona Haram, Pacaran. Tuhanku yang Maha Pengampun ini tak pernah lepas membimbingku agar tidak dibutakan cinta imitasi yang senantiasa berseliweran di depan mata. Tapi saat ini, izinkanlah kusampaikan teriakan area hatiku yang kosong ini aga...

Bisa Apa

Ingin kucipta sebait lagu Untuk dirimu Tapi tak kuasa Sebab jemariku terlalu kaku menggesek biola Sebab jemariku terlalu kaku memetik senar gitar Ingin kulukis di atas kanvas Gurat wajahmu yang indah itu Tapi tak mampu Sebab warna ini telah memudar Sedang kuasku tak lagi lihai berputar Dan... Aku bisa apa? Entah itu untuk melengkapimu Entah itu untuk mengisi hidupmu Dan... Aku bisa apa? Adakah kekuranganku bisa kau terima sebagai sebuah Kebisaan ?