Postingan

Being The ‘20’ : Dai Muda Pilihan ANTV

Gambar
Menjadi bagian dari 20 finalis Dai Muda Pilihan ANTV adalah hal yang tidak pernah kuduga dalam hidupku. Aku besar bukan dalam keluarga dan lingkungan dakwah. Aku juga bukan orang yang pernah berkecimpung dalam organisasi atau lembaga dakwah. Hanya, aku punya misi dakwah dalam hidupku. Karena aku tahu bahwa dakwah adalah kewajiban setiap orang. Im 18 years old dan harus mengemban amanah ini merupakan hal yang cukup berat. Di saat teman-temanku sibuk bermain dan hura-hura menghabiskan masa muda, aku harus berjuang untuk hal lain. Ini tidak mudah kawan, sulit memang. Tapi jauh lebih sulit lagi ketika kita nyaris tidak berbuat apapun demi mengubah banyak orang. Mengapa harus kita biarkan mereka dalam kegamangan? Berangkat dari modal nekat (tapi bukan niat coba-coba loh!) aku datang ke Garuda Plaza Hotel di Medan dan mengikuti audisi dai muda. Waktu itu aku ingat banget, aku nekat hadir dengan penampilan sedikit berbeda dari kebanyakan peserta. Aku pakai topi pet seperti kh...

Being Legend and Make Legend

Gambar
Tertatih kami meraba Dalam setiap asa yang kami punya Tidaklah kami makhluk sempurna Hingga luput dari salah dan dosa Harapan Mimpi Dan Kenangan itu melebur menjadi satu Menyisakan bait-bait indah Dalam lembar hidup kita Mungkin dulu hitam dan kini memutih Ataukah yang dulu putih kini menjadi hitam Sejarah dan cerita ini Layaknya gulungan film Memutar tiap detik yang kita ciptakan bersama Bersama aku Bersama dia Atau bersama apa saja Tak mudah cara kita dipertemukan Seharusnya tak mudah juga kita dipisahkan Ini saudaraku Dan cerita kami

Tentang 'Bunda'

Rumah itu, tak akan kusebut namanya. Hanya saja aku biasa memanggilnya 'Bunda'. Siapa 'Bunda'? Maaf, aku tak menyebutkan apa 'Bunda'? Karena bagiku rumah 'Bunda' bukanlah sebuah bangunan kecil yang letaknya di belakang 'tetangga' dan seringkali orang dan surat salah alamat. 'Bunda' juga bukan sekedar bangunan yang dua kali seminggu penuh sesak, sempit dan panas sehingga kipas angin menjadi rebutan layaknya barang diskonan. 'Bunda' adalah waktu-waktu dimana kita merasakan begitu banyak kebahagiaan juga kesedihan. Hai 'Bunda', maafkan aku yang pergi darimu. Kurasa aku bukan durhaka, hanya saja kesempatan tak berpihak untukku lagi 'Bunda'... Aku sempat sambangi 'Bunda' sebelum pergi, maka aku bukan lari. Bukan minggat. Aku masih sayang engkau apa adanya. Aku juga bukan anak patuh 'Bun', seringkali merugikanmu, seringkali tak menyukaimu, seringkali lari karena penyakit 'galau', dan tak jara...

Mata Manusia

Gambar
"Semua mata manusia sehat" Ini yang selalu kuungkapkan ketika aku merasa ketidakadilan dan ketidakbenaran datang menghampiri Kawanku, semua mata manusia sehat Sekalipun ia rabun mines 6 Silindris Atau katarak sekalipun Matanya pasti bisa melihat kebenaran Selain mata yang sepasang itu, manusia kan punya mata hati yang bisa melihat kebenaran sesungguhnya Jadi nggak usah takut, kalau kamu memang orang baik pasti banyak yang memihak kepadamu Selama kamu melakukan yang benar!

Bukan Sebuah Bukan

Kalian temanku bukan? Hah? Bukan? Ya mungkin memang bukan Karena seorang teman selayaknya menerima temannya dalam keadaan apapun Teman? What friend are for? For hurting each other? Memang tidak semua teman buruk Tapi kalau begini aku rasa tak berteman Kalau kau hanya ingin terkenal Kukatakan Aku Bukan Artis Kalau kau butuh aku sebagai media promosi Kukatakan, apa kau pikir aku spanduk rentang di jalanan? Atau papan iklan? Kalau kau butuh aku sebagai wujud eksistensimu Kukatakan, Aku Bukan 'Alat' Dan Kalau kau terus saja lebih menyayangi orang lain Ya sudahlah, bukankah kita menjadi tidak layak dikatakan sebagai teman? Daripada melukai hati Lebih baik berhati-hati

Berhakkah Engkau Menilaiku?

Berhakkah engkau menilaiku? Menilai aku dari setiap kulit, pori atau hanya hembusan nafas belaka? Silahkan! Silahkan nilai dari fisikku Aku hanya seonggok daging yang bisa bergerak Dengan ruh yang diberikan tuhanku Aku hidup Nilailah aku dari seonggok daging ini Yang kelak hanya akan menjadi bangkai SAMA SEPERTIMU Kita sama-sama akan menjadi bangkai Daging kita sama-sama jadi santapan cacing tanah Berhakkah kau menilaiku? Silahkan nilai dari sifatku Aku hanya sesosok manusia Apa kau tau manusia? "Makanu Nisyaan".. Tempatnya lupa! Aku bukan seperti Muhammad SAW yang sempurna Lantas menjadi kekasih-Nya Al-Ma'shum? Yang terpelihara dari dosa? Uswatun Hasanah? Suri tauladan yang baik? Itu bukan aku, SAMA SEPERTIMU Makhluk yang menjadi incar-incaran setan untuk diundang ke neraka Makhluk yang senantiasa berbuat salah walau tahu itu salah Berhakkah kau menilaiku? Aku ini ciptaan Allah Sama sepertimu Makhluk yang lemah, yang senantiasa bergantung p...

Dua Pundak

Pundak ini cuma dua Tak ada tambah Tak ada kurang Yang ditimpakan di pundak ini Sebuah tanggung jawab Dan sedikit masalah Pundak ini cuma dua Kanan dan kiri Raga ini juga tergantung padanya Lelah ia, lelahlah raga Sakit ia, sakitlah raga Pundak ini cuma dua Sudah ada luka Dan jangan kau tambahi lagi dengan luka berkoreng itu Pundak ini cuma dua Tuhan tak kirimkan pundak ekstra Tuhan tak ciptakan pundak yang spesial Tuhan tak hadiahkan pundak yang istimewa Pundakku cuma dua Bukan yang bisa menarik kereta Cukuplah bebanku satu Dan bebanmu juga satu Jangan tambahi lagi bebanmu itu Karena pundak ini cuma dua