PHP. Pemberi Harapan Palsu. Diberi harapan indah yang menerbangkan ke awang-awang, ditawarkan janji...

PHP. Pemberi Harapan Palsu.
Diberi harapan indah yang menerbangkan ke awang-awang, ditawarkan janji manis yang tampaknya menghasilkan kepastian, sayangnya... P.A.L.S.U
Lantas banyak kita dapati di sekitar kita Korban PHP ataupun Pelaku PHP itu sendiri.
Tunggu! Jangan-jangan bukan orang lain! Bisa jadi diri kita sendiri!
Entah korbannya, entah pelakunya
Astaghfirullah...

Parahnya lagi ada orang yang bangga karena sudah mem-PHP orang, seolah-olah dirinya keren banget - kece badai - very very famous apalah apalah - banyak yang ngharepin.
Duh! Kalau aja kamu tau apa akibat dari PHP yang kamu anggap lucu itu... 
Karena akibatnya SUNGGUH SAMA SEKALI ENGGAK LUCU!

Oke, jadi gini ceritanya...
Baru-baru ini aku lagi nemenin seorang teman yang terdeteksi kena penyakit 'Ain, kita konsultasi ke salah satu lembaga terapi dan rehabilitasi untuk ruqyah syar'i. Nah, di akhir konsultasi si Ustadz menyarankan sesuatu. Bukan cuma ditujukan ke temanku yang kena penyakit 'Ain tadi, tapi juga ke aku yang mendampingi.

Ustadz (U) : Kamu belum menikah, kan?

Aku (P) : Belum Ustadz

U : Saya sarankan nanti sebelum nikah kamu bayar kafarah dulu ya...

P : Hah? Kafarah? (sambil mikir dosa apa yang sampe bikin gueh harus bayar kafarah) Kafarah untuk apa ya Ustadz? 

U : Misalnya gini nih, saya sebelum nikah sempat pacaran. Terus sempat kasih janji atau harapan sehingga pasangan itu berharap. Tapi akhirnya putus dan orang itu kecewa. Nah, janji yang tidak tertunaikan itulah yang harus kamu bayar kafarahnya

P : (mikir lagi, pan gueh gak pernah pacaran, gimana ceritanya?) Ustadz, emangnya nggak cukup kalau minta maaf aja?

U : Minta maaf itu ya harus. Tapi setelah minta maaf, kafarahnya tetap harus kamu tunaikan
(jadi gini, meminta maaf itu kan hablumminannaas-nya, sementara hablumminallah-nya ya harus menunaikan kafarah itu)

Dasar Kafarah 

Kafarah berasal dari kata dasar kafara (menutupi sesuatu). Artinya adalah denda yang wajib ditunaikan yang disebabkan oleh suatu perbuatan dosa, yang bertujuan menutup dosa tersebut sehingga tidak ada lagi pengaruh dosa yang diperbuat tersebut, baik di dunia maupun di akhirat.

Sedangkan ayat yang menjadi dasar hukumnya adalah : 

لاَ يُؤَاخِذُكُمُ اللّهُ بِاللَّغْوِ فِي أَيْمَانِكُمْ وَلَكِن يُؤَاخِذُكُم بِمَا عَقَّدتُّمُ الأَيْمَانَ فَكَفَّارَتُهُ إِطْعَامُ عَشَرَةِ مَسَاكِينَ مِنْ أَوْسَطِ مَا تُطْعِمُونَ أَهْلِيكُمْ أَوْ كِسْوَتُهُمْ أَوْ تَحْرِيرُ رَقَبَةٍ فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ ذَلِكَ كَفَّارَةُ أَيْمَانِكُمْ إِذَا حَلَفْتُمْ وَاحْفَظُواْ أَيْمَانَكُمْ كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja, maka kaffarat (melanggar) sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak. Barang siapa tidak sanggup melakukan yang demikian, maka kaffaratnya puasa selama tiga hari. Yang demikian itu adalah kaffarat sumpah-sumpahmu bila kamu bersumpah (dan kamu langgar). Dan jagalah sumpahmu. Demikianlah Allah menerangkan kepadamu hukum-hukum-Nya agar kamu bersyukur (kepada-Nya). QS. Al-Maidah : 89

Kafarah Untuk PHP-ers

Berdasarkan ayat di atas, kafarah yang harus dibayar bagi jomblo yang mungkin pernah sengaja atau tanpa sengaja memberi harapan/janji maka kafarah yang harus dibayar adalah :
  • Memberi makan sepuluh orang miskin dengan kualitas makanan yang sama dengan yang kamu makan
  • Jika tidak sanggup maka berikan pakaian kepada 10 orang miskin
  • Dan kalau tidak sanggup maka berpuasalah 3 hari
 Sedangkan untuk yang sudah menikah, kafarahnya dibayar untuk berdua. Tentu jumlahnya berbeda. Kalau pada jomblo yang belum menikah, kafarah diberikan kepada 10 orang miskin. Tetapi pada yang sudah menikah, jumlahnya bertambah menjadi 60 orang miskin.

 Gimana Kalau Nggak Bayar Kafarah?

Coba perhatikan definisi kafarah di awal. Jadi kafarah itu bertujuan untuk menutup dosa tersebut sehingga tidak ada pengaruhnya lagi baik di dunia maupun di akhirat.
So, tentu ada pengaruh dalam pernikahan orang-orang yang pernah mem-PHP lantas belum meminta maaf dan membayar kafarahnya. Salah satunya seperti yang dialami teman saya di cerita awal tadi.
Sederhana saja, bagaimana mungkin kamu memulai hubungan sementara ada hati yang masih terluka dan tidak ikhlas?
Emangnya nggak ngefek?

Kalau Saya Nggak Pernah Merasa PHP Orang, Gimana?

Ini nggak cuma berlaku untuk PHP sebenarnya, tapi untuk janji-janji lain yang nggak sempat atau belum tertunaikan.
Di sisi lain kita kan nggak tahu apa ada orang yang sempat berharap atau dikecewakan oleh kita. Amannya sih, bayar kafarah aja. Pun bukan untuk PHP, tapi untuk janji yang tidak tertunai atau lisan yang berkata tapi terlupa.

Wal akhir, nggak usah ngerasa keren deh kalau kamu mem-PHP orang. Ingat kafarahnya, ingaaaat!
Efeknya bakal balik ke kamu jugaaa, ngerugiin kamu jugaaa...

Rumus Anti Korban PHP
Wallahu a'lam bisshawaab

Kuyakini dunia ini begitu ramai Dengan apa yang dilihat mataku, didengar telingaku Tetapi sepi ternyata tak selalu bersimpati pada kesendi...

Kuyakini dunia ini begitu ramai
Dengan apa yang dilihat mataku, didengar telingaku

Tetapi sepi ternyata tak selalu bersimpati pada kesendirian
Sebab dalam keramaian pun selalu ada sepi

Seperti sepi yang tak terdefinisikan
Seperti bagian kosong yang hampa
Sepertinya harus dilengkapi

Menikah.

"Ulang tahun pertama seorang bayi adalah ulang tahun pertama ibunya" - Japan Wisdom SE...

"Ulang tahun pertama seorang bayi
adalah ulang tahun pertama ibunya"
- Japan Wisdom

SELAMAT ULANG TAHUN PERTAMA BLOGGER MEDAN!!!
Iye, bikin heboh aja dulu sebelum nyimak kehebohan sebenarnya dari ulang tahun pertama Blogger Medan


Katanya ulang tahun pertama seorang bayi adalah ulang tahun pertama ibunya. Berhubung si 'bayi' BlogM ini ber'emak' banyak, jadilah perayaan ulang tahunnya pecah-tumpah-meriah di hari Minggu, 14 Februari 2016 lalu.
Ultah BlogM sebenarnya jatuh di tanggal 2 Februari, hari dimana BlogM terlahir kembali. Di DURIAN (Diskusi Ringan Anak Medan) terakhir, kita berencana untuk merayakan ultah pertama BlogM. Rapat super singkat pun dimulai, ketua panitia ditunjuk saat itu juga beserta jajaran koordinator masing-masing bagian. Kali ini aku 'ditumbalkan' sebagai Koordinator Dekorasi (balik lagi deh ke kerjaan lama, cewek panglong~)

Sampai H-7 Ultah BlogM, koordinasi masih terus dilakukan. Bagian dekorasi nggak kalah khilaf, karena aku dan Wina (medanfoodblogger.com) miskoordinasi tentang siapa yang mengkoordinir. Aku merasa posisiku sudah digantikan Wina saat pergi ke Jakarta, ternyata Wina merasa aku masih koordinator. Akhirnya dengan kekuatan yang tersisa, aku belanja bahan dekorasi ke toko langganan. Sepulangnya, aku langsung mengeksekusi bahan-bahan tadi dan lanjut ngeprint beberapa stuff dekorasi yang udah tersimpan di laptop. Aku menghubungi Wina sebagai bala tentara, untungnya kak Ririn (ririnanindya.blogspot.com) ikut datang membantu. Dan jadilah eksekusi dekorasi seperti ini~

Rumah pun dikorbankan, semua sektor diiketin umbul-umbul demi ultah BlogM
Wina, bala tentara yang datang pagi-pagi demi ngerjain properti dan dekorasi

Oke, cukup untuk "Cerita Orang Dapur"-nya, kita lanjut ke hari H.
14 Februari 2016
Nggak pun ingat lagi aku hari apa itu, yang ada di kepalaku cuma "Bawa barang dekor itu, kau urus dekorasi acara, abis itu bisa napas tenang kau". Niatnya sih gitu, tapi sesampainya di Griya XL Lt.2...
Ulala!!! Dekorasinya~ Akhirnya dibantu temen-temen lain (syukur anak BlogM ini gak bangsa ongkang-ongkang kaki, orang ni bangsa Indonesia) umbul-umbul dipasang, balon ditiupi, properti photobooth disusun rapi, dan dekorasi pun selesai! Kilat kali, apa nggak Xtra Luarbiasa kali itu bah, disiapkan dalam waktu kurang dari 1 jam -_-"
"Tarek, bang! Tarek!" masker pun ga sempat dilepas
Geng pembuat umbul-umbul, Kak Ciccio, Kak Rani, Nikmal dan Bang Molen
Setelah itu kita briefing dipandu Ketua terdahulu, bang Rudi (medanwisata.com) dan abang tukang kombur, bang Yoga (komburkali.com). Nggak ada angin tapi ada hujan, tiba-tiba aku didapuk jadi MC bayangan. Kenapa bayangan? Karena cuma suara alias Voice-Over, mukanya ga boleh keliatan. Jaga aurat mungkin kayak dicadarin, hihihi...

Bang Yoga Aizeindra a.k.a Komburkali buka acara, tapi bilangnya bukan MC. Terserah abang aja lah ya~

Kekginilah kalo MC bayangan, sikap berdiri pun udah nggak ikut aturan public speaking lagi. Orang Dapur...
Acara dimulai pukul 14.00 tepat, ratusan orang dari berbagai komunitas sudah duduk manis. Walau lesehan, tapi acara ini bener-bener padat! Beberapa orang terpaksa harus duduk di bangku luar bahkan berdiri karena sudah tidak ada tempat duduk lagi di dalam (terharu wee~)
Sesaat setelah Bang Yoga membuka acara dengan komburnya, aku sudah siap sedia di ruang panitia. Begitu aku ambil Mic, seketika peserta nyariin "Mana orangnya? Siapa yang ngomong?" Maaf ya, nggak dikasih izin keluar sama yang punya hajat~

Bang Jimmy dari XL lagi memberi sambutan. Perhatikan tasnya! Jangan-jangan itu isinya hape gratis semua!
Bang Jimmy (ceritajimmy.com) pun menyampaikan sambutannya selaku perwakilan dari XL yang mensponsori ultah BlogM yang pertama ini. Yang paling bikin kaget apa cobak? Tiba-tiba bang Jimmy ngeluarin sebiji HP BARU UNTUK DIBAGIKAN GRATIS! Panitia nggak tau apa-apa. Kan mantap kali XL ini!

Lilin itu bang, bukan tornado api. Sepala gitu kali nghembosnya

The Giant and The Dwarf
Acara dilanjutkan dengan potong tumpeng. Bang Rudi didampingi sesepuh Blogger Medan (Bang Agoez Perdana dari kabarmedan.com, Bang Wahyu Blahe dari ceritamedan.com dan Bang Din dari Venom ehh dinneno.my.id). Acara ini makin semarak dengan iringan musik akustik dari MyXGirlfriend yang membawakan lagu Selamat Ulang Tahun diikuti seluruh undangan yang hadir.

Setelah itu Blog M Award pun dibacakan. Voting nominasi sudah dimulai sejak bulan lalu, pesertanya adalah seluruh anggota aktif BlogM, votersnya pun dari anak-anak BlogM.
Berikut 5 kategori yang diperlombakan beserta pemenangnya

PEMENANG BLOGM AWARD DI 1ST ANNIVERSARY BLOGGER MEDAN

Kategori Blogger TerBlogwalking :
Mollyta (http://www.mollyta.com)

Kategori Blogger TerUpdate :
Funy (www.diarykhansa.com)

Kategori Blogger TerInspirasi :
Mollyta (http://www.mollyta.com)

Kategori Blogger TerBranding :
Komburkali (www.komburkali.com)

Pemateri DURIAN Terfavorit : Rizky Nasution (www.nasutionrizky.com)

Di sela-sela acara juga ada hiburan seperti Stand up Comedy dari Iyah dan Bang Yoga, juga games untuk bagi-bagi merchandise keren dari XL yang dipandu oleh Iyah dan Tiara. Ada kaos, kipas, pulpen ucul sama pembuka botol yang dibagi-bagikan ke undangan yang hadir.

Nge-games bareng Iyah dan Tiara
Jangan tanya siapa yang lagi StandUp Comedy, dia emang mirip aku. Adek gue inih~

Dan selanjutnya, inilah pengumuman pengurus baru Blogger Medan periode 2016!

Barisan prosesi pengurus lama terlebih dahulu memauski ruangan upacara (apa sih!)
Pengurus Lama 2015:
Ketua : Rudi Hartoyo
Sekretaris : Dewi Sartika
Bendahara : Rinrin Rinjaniah

Pengurus Baru 2016:
Ketua : Yoga Aizeindra
Sekretaris : Lily Nur Indah Sari
Bendahara : Mahdiyyah Ardhina

Pengurus Lama dan Pengurus Baru sesaat setelah turun tahta dan naik tahta. Nggak segan sama mahkotanya wee
Selanjutnya, kita pun nggak lupa foto-foto beserta seluruh undangan yang hadir. Mereka berasal dari komunitas-komunitas yang ada di penjuru Kota Medan. Yang lebih Xtra Luarbiasa nya lagi nih, kita beneran nggak nyangka kalau pesertanya mencapai 108 orang!!! Hwaaa~ Makasih untuk kehadiran kalian semua... *terharu

Add caption

Kemeriahan ulang tahun pertama Blogger Medan ini juga tentunya nggak lepas dari dukungan orang-orang yang menginginkan BlogM menjadi lebih maju lagi. Dan ini dia, sponsor acara kita yang tidak mungkin kita lupakan. Terima kasih untuk XL, Venom, Maidanii Pancake Durian, Wohlstand Supplier, Medan Heritage, Xprime Production serta jajaran media partner : KabarMedan.com , CeritaMedan.com dan WaspadaOnline.co.id. Semoga kebaikan senantiasa menyertai kita semua, Aamiin :)

Barisan Para Sponsor (ki-ka) Venom, Kabarmedan.com, XL, Ceritamedan.com, Wohlstand Supplier
Itu tadi keseruan dari ulang tahun pertama Blogger Medan yang digelar di Griya XL, 14 Februari 2016 kemarin. Ada harapan-harapan baru pada pengurus baru, walaupun ketua bilang,

"Jangan Berharap Banyak, Tapi Bersama-samalah Mewujudkannya"
-Aizeindra, 2016-

BlogM dalam peranannya menghidupkan industri kreatif digital mudah-mudahan bisa terus menginspirasi baik blogger baru maupun blogger senior serta terus merangkul seluruh blogger yang ada di Medan. Alangkah lebih baik lagi kalau bisa se-Sumatera Utara.

Semoga terus menginspirasi lewat dunia digital ya Blogger Medan!!!
Selamat ulang tahun pertama!!
Sukses~

Assalamu'alaikum sayang. Hai, Nak... Bagaimana kabarmu? "Waalaikumsalam. Hai Bu, aku b...


Assalamu'alaikum sayang. Hai, Nak... Bagaimana kabarmu?

"Waalaikumsalam. Hai Bu, aku baik sekali. Tetapi aku rindu ibu. Apakah kita bisa bertemu?"

Belum, sayang... Kita belum bisa bertemu...

"Kenapa kita belum bisa bertemu, bu?"

Ibu belum menemukan ayahmu. Tanpa ayahmu, tentu kita belum bisa bertemu.

"Aku sudah tak sabar ingin melihat dua malaikatku. Sulitkah menemukan seorang ayah, bu? Bagaimana sosoknya ayah itu?"

Tidak sulit nak, yang pasti ia harus seorang lelaki. Tetapi di dunia ini sekarang, menemukan lelaki yang dapat menjadi ayah yang baik bagi anak-anaknya juga tidak gampang.

"Kenapa, bu?"

Banyak yang lelaki secara fisik, tetapi tidak lelaki secara mental, sikap dan kepribadian.

"Benarkah, bu? Lalu seperti apa ayah yang baik itu? Apakah harus seseorang yang kaya raya?"

Harta itu semu, Nak. Kita seperti memilikinya tapi sesungguhnya tidak kita miliki. Walau surat tanah, surat kendaraan, surat rumah, surat dagang, semuanya berbunyi "Kepemilikan atas nama" tetapi sesungguhnya itu hanyalah "Pinjaman atas nama".

Allah hanya meminjamkannya. Lelaki yang kaya raya belum tentu menjadi ayah yang baik untukmu. Jika hartanya hanya dibanggakan, dihabiskan untuk foya-foya, hidup bermewah-mewahan dan berlebih-lebihan, Ibu khawatir harta itu akan merusakmu. Jika ayahmu lelaki yang menganggap harta adalah segalanya, maka ia akan memanjakanmu dengan kebahagiaan semu dunia. Ia berpikir bahwa tugasnya hanya mencari nafkah, memberi makan, membelikan baju, membiayai sekolah. Padahal sesungguhnya seorang ayah harus menjadi kepala sekolah, menyusun kurikulum pendidikan bagi anaknya.

Ibu tak ingin kita mendewakan harta, sehingga berlelah-lelah bekerja hanya untuk menumpuk kekayaan. Menyedihkan jika kita hanya menjadi budak harta nak... Menyedihkan sekali...
Budak harta bisa dibeli idealismenya, bisa digadai imannya, bisa diperalat ilmunya. Tidak, Nak...

Jikapun ayahmu seorang yang berharta, ibu ingin ia mengajarkan kita bahwa segala sesuatunya adalah titipan, tak ada yang benar-benar kita miliki.
Ayahmu haruslah seorang yang akan mengajarkan berderma, bersimpati terhadap orang lain, mengajarkan kearifan dan kelembutan hati lewat keringanan tangan untuk bersedekah. Ayahmu akan mengajarkan bahwa kekayaan datang dari Allah dan hanya akan menjadi berkah jika dihabiskan di jalan Allah. Kau tidak akan dimanjakan oleh fasilitas mewah berlimpah ruah, melainkan kau akan diajarkan berusaha dalam hidup. Sehingga kau akan mengerti, masalah bukan diselesaikan dengan uang, tetapi dengan sabar dan sholat, dengan kearifan berpikir yang diiringi keridhoan atas ketetapan Allah.

Tahukah, Nak...
Orang beriman hanya akan mengambil apa yang cukup untuk dunianya.
Ingat, nak.. Yang CUKUP.
Sebab Allah tidak pernah menciptakan kemiskinan, Allah hanya menciptakan kecukupan dan kekayaan. Jika tidak kaya, maka berarti kita cukup. Jika lebih dari cukup, berarti Allah mengkayakan kita.

Soal harta jangan takut nak, Kita tak perlu khawatir dengan kefakiran sebab kita adalah hamba dari Allah Al-Ghaniy, Yang Maha Kaya.
Semutpun hidup, makan dan berkeluarga. Semut tak takut menjalani hidup walau ia ringkih jika tersenggol tangan manusia atau terpijak manusia.
Cicakpun sama, ditakdirkan baginya makanan berupa serangga terbang, sementara cicak tak bersayap, hanya mampu merayap. Tetapi cicak hidup, nak...Tidak punah... Itulah bukti bahwa segala sesuatu di atas bumi ini sudah diatur rezekinya, ada kadar yang sudah Allah takar.
Harta itu,
Jika tiada, ia bisa dicari
Jika ada, yakini ia bisa habis

"Oh, begitu... Baiklah, berarti bukan harta yang utama ya, Bu? Kalau begitu, apakah Ayah harus seseorang yang tampan dan memiliki fisik bagus? Yang kudengar, banyak orang menikah dengan pemilik fisik yang indah untuk memperbaiki keturunan, bukankah menyenangkan jika ayah seorang yang tampan?"

Nak, apakah rupa yang tampan sesuatu yang bisa kita minta sebelum lahir?
Laqod khalaqna-l-insaana fi ahsani taqwiim, Sesungguhnya Allah telah menciptakan kita dalam sebaik-baik bentuk. Kita dan raga kita sudah berjodoh sejak pertama kali diciptakan, nak...

Rupa yang tampan bukanlah yang utama. Apakah engkau senang jika ayahmu tampan namun mempunyai sikap dan perangai yang buruk? Naudzubillah... Jika ayahmu tampan, namun gagal mendidikmu, malah suka bertindak buruk terhadapmu, percayalah nak, wajah tampannya tak akan menolong apa-apa. Jika kau tak suka pada ayahmu, maka wajah tampannya akan menjadi bagian yang paling tidak ingin kau lihat. 

Sekali lagi, paras rupa tidak mampu menolong apa-apa, Nak...

Nabi Yusuf yang tampan dan mempesona itu diangkat menjadi nabi bukan karena ketampanannya, melainkan ketaqwaannya. Justru ketampanannya telah menjadi ujian baginya, sayang...

Kau tahu Nak? Di dunia ini kini ketampanan bukan lagi barang langka. Operasi plastik, mengubah rupa yang telah diciptakan Allah, bukan lagi hal yang sulit. Semua orang berlomba-lomba menjadi tampan dan cantik.
Yang langka di dunia saat ini adalah keimanan, keilmuan dan hamba yang bertaqwa.
Menemukan ketiganya sulit sekali. Sebab iman itu disembunyikan, ilmu itu sudah mulai diangkat ke langit dan taqwa itu juga disembunyikan.

Jadi, Nak, tak perlulah seorang yang super tampan rupanya untuk menjadi Ayahmu. Bagi ibu, menemukan seorang Ayah yang baik agamanya, baik akhlaknya, baik sikapnya kepada Allah dan kepada manusia, sudah cukup untuk menjadi ayah yang baik bagimu.

"Baiklah, Bu... Lalu, apakah ayahku harus seseorang yang terpandang karena nasab atau jabatannya?"

Terpandang di mata manusia, tapi tidak dipandang Allah, itu menyakitkan nak...
Mencari penilaian manusia adalah pekerjaan yang melelahkan. Dunia ini bagai bayang-bayang. Kita bisa melihatnya tapi selamanya tak akan pernah bisa menggenggamnya. Jika kita ikuti bayangan itu, sampai kapanpun kita tak akan pernah menyentuhnya. Tetapi jika kita berbalik dan meninggalkannya, maka bayangan itu akan mengikuti kita.

Beda halnya jika kita terpandang di hadapan Allah. Tak apa jika tak terkenal di antara penduduk bumi, asal kita terkenal di antara penduduk langit. 

Nama kita kerap dibicarakan para malaikat
Surga memanggil kita merindu untuk dimasuki
Sementara neraka meminta agar kita tak menyentuhnya.

Jabatan pun semu, nak...
Status kita yang paling pasti adalah hamba Allah, sedang jabatan utama kita adalah Khalifatu fil-ardhi, Khalifah di muka bumi.
Cukuplah ayahmu seorang yang memahami statusnya sebagai hamba Allah dan khalifah di muka bumi, maka engkau akan dididiknya sebagai hamba Allah yang berkemampuan menjadi khalifah di muka bumi.

"Jika bukan harta, rupa dan status, lalu sebaiknya Ayah itu orang yang seperti apa, Bu?"

Semoga ayahmu adalah seorang lelaki yang selalu menautkan hatinya kepada Allah, mencontoh teladan sempurna Rasulullah, dan patuh melaksanakan nasihat Al-Qur'an dan Sunnah.
Tahukah, Nak... Sahabat Nabi pernah berpesan,
"Nikahkanlah anak perempuanmu dengan lelaki beriman. Jika ia cinta maka ia akan memuliakan, jika tidak cinta maka ia tidak akan menyakiti"
Lelaki sholih, lelaki yang pantas menjadi Ayah, seperti itu Nak... Yang memahami titah Allah dan pesan Rasulullah. Bersama seorang pria beriman dan bertaqwa, Ibu bisa mempercayakanmu untuk dibinanya. Diajaknya mengenal Allah, ditanamkannya cinta kepada agama. Seperti Luqmanul Hakim, seorang biasa yang tercantum namanya dalam Al-Qur'an karena kearifannya mendidik anak. TAUHID, pelajaran pertama bagi anaknya. Bukan calistung (baca, tulis, hitung) atau bahasa asing.

"Sebentar, Bu... 'Tidak cinta?' Apa bisa seorang Ayah dan seorang Ibu saling membersamai tanpa cinta?"

Tentu bisa, sayang... Syarat sah menikah itu bukan cinta, tetapi seorang mempelai pria, seorang mempelai wanita, wali, saksi, mahar dan ijab qabulnya.

Menikah tanpa cinta tidak masalah 
yang berbahaya justru jika menikah tanpa visi misi.

Ibu tidak akan mengorbankan masa depanmu demi perasaan cinta ibu. Lebih baik Ibu mengorbankan perasaan Ibu ketimbang mempertaruhkan masa depanmu.

"Bu, jangan seperti itu... Aku sedih..."

Dengarlah, Nak... Cinta itu punya masa kadaluarsa, dalam hitungan beberapa tahun ia akan mulai memudar lalu habis tak bersisa. Tapi jika kita mencintai karena Allah, mendahulukan cinta kepadaNya, maka cinta itu kekal. Sebab landasannya kepada Allah, Dzat yang tidak pernah habis.

Nak, cintaku mungkin hanya akan bertahan beberapa masa, tetapi masa depanmu masih panjang, berkali-kali lipat dari masa aktif rasa cintaku.
Nak, setelah masa cinta itu selesai, yang tersisa pada Ibu dan Ayahmu selanjutnya adalah rasa sayang dan komitmen.
Komitmen kepada Allah, kepada keluarga, kepada pasangan dan kepada diri sendiri. Bahwa ijab kabul yang diucapkan saat akad nikah ianya bernama MITSAQON GHOLIZA (Janji yang erat) setara dengan janji para Nabi kepada Allah saat diangkat, setara dengan janji sang bayi dalam rahim saat ruhnya ditiupkan.

Kau tak perlu bersedih, sayang... Ibu memperjuangkanmu jauh sebelum kita bertemu bahkan jauh sebelum aku tahu seperti apa engkau kelak. Kau berhak atas ibu yang baik, maka aku bersiap memperbaiki diri untukmu. Kau berhak atas Ayah yang baik, maka aku mencarikan ayah untukmu. Kau berhak punya masa depan yang baik, maka aku dan ayahmu akan bekerjasama untuk itu. Aku hanya tak ingin durhaka sebelum engkau durhaka padaku. Aku takut durhaka padamu jika salah memilihkan ayah untukmu.

"Bu, adakah ayah akan seperti itu?"

Ada, Nak... Percayalah. Sebab takwa itu tersembunyi, tentu hamba-hamba Allah yang bertakwa pun tersembunyi. Kita hanya perlu meyakini bahwa Allah itu baik, Maha Baik. Tidak ada ketentuan Allah yang buruk, kecuali kita yang berprasangka buruk terhadap ketentuannya.
Kita hanya harus percaya bahwa saat kita memperbaiki diri, jodoh kita pun akan ikut diperbaiki Allah. Entah siapa yang tengah berjuang lebih dahulu antara aku atau ayahmu. Entah dia yang terlebih dahulu memperbaiki diri sehingga aku ikut diperbaiki Allah, atau aku yang duluan memperbaiki diri lalu dia ikut diperbaiki Allah?

Dalam setiap sujudku dan waktu-waktu mustajab untuk berdoa, terus kupintakan kepada Allah

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Robbi hab lii mina-s-shoolihin
Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh (QS. Ash Shaffaat: 100)
Seperti Nabi Ibrahim 'Alaihissalam yang terus memanjatkan doa ini seraya memohon anak yang shalih. Tetapi Allah memberi lebih, kelak dari garis keturunan Ibrahim-lah terlahir Sang Penyeru Alam, Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam.
Akupun sama, memohon agar keturunan kita senantiasa terjaga, dimasukkan dalam golongan orang-orang sholeh. Kelak, jika keturunanku lebih shalih, maka ialah yang akan menyelamatkan generasi sebelum-sebelumnya. Jika imannya lebih baik, maka ia bisa menyelamatkanku.

Kuiring selanjutnya dengan doa yang tak jauh berbeda,

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
Robbi hab lii min ladunka dzurriyyatan thoyyibatan, innaka samii’ud du’aa’
Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa (QS. Ali Imron: 38)
Seperti Nabi Zakariyya yang memintakan keturunan yang baik sehingga dihadiahkan Yahya AS baginya di masa tuanya. Pun Zakariyya yang mengasuh seorang wanita mulia, Maryam yang terjaga kesuciannya.

Apapun itu, kita hanya harus terus berjuang, Nak...
Ibu disini diiring doamu disana, semoga kita semua bisa bertemu pada waktu yang tepat, utamanya dalam taat.
Assalamu'alaikum sayang...

"Waalaikumsalam, Bu..."

Ini adalah sebuah pengalaman pribadi saya di penghujung tahun 2015, waktu itu... &q...

Ini adalah sebuah pengalaman pribadi saya di penghujung tahun 2015, waktu itu...

"Setelah menunaikan sholat Zuhur, saya kembali ke tempat tadi, sebuah tempat yang cukup nyaman untuk menulis. Meja saya sudah ditempati orang lain, jadi saya menunggu saja di kursi baca.

Saya memperhatikan segerombolan anak kecil yang berjumlah sekitar 4 orang, bolak-balik saling melirik layar komputer temannya. Melihat gerak-geriknya, saya jadi penasaran. Lantas saya berjalan ke belakang kursi salah satu dari mereka.

Alangkah terkejutnya saya saat mendapati laman yang sedang dibuka anak berbaju putih berpostur kurus ini! Ia membuka sebuah laman profil facebook milik wanita dewasa lantas asyik scrolling foto-foto perempuan tersebut. Lalu rekannya datang, mereka memilih similar friend yang ada di profil tersebut.

"Coba buka ini, cantik..." Begitu kata temannya menunjuk salah satu profil perempuan.

Astaghfirullah! Panas dada saya dibuatnya!
Temannya yang lain pun sama, saya lantas mengintai dari balik rak buku dan mendapati anak tersebut sedang membuka Youtube. Tapi gelagatnya aneh, setiap kali ada yang datang dan membuka pintu, refleks dia menoleh persis seperti orang ketakutan, ya, takut ketahuan. Cukup bagi saya untuk memahami bahasa tubuhnya.

Satu lagi yang sangat menyedihkan, Anda kira kejadian ini terjadi dimana? Di Warnet kah?
Salah. Saya sedang di Perpustakaan Umum! Tempat yang seharusnya digunakan untuk belajar dan menambah ilmu. Bayangkan! Jika di tempat umum saja mereka berani mengakses seperti ini, apalagi di tempat tertutup? sepi? tidak ada orang? Saya ngeri membayangkan apa yang berani mereka akses lebih dari ini. Ayah bunda, para guru, apa yang anak anda lakukan di facebook?
_______

Begitulah.
Itu hanya satu dari sekian banyak fenomena yang terjadi akibat kehadiran media sosial. Tak jarang, pemilik akun medsos ini bukan orang dewasa, melainkan anak-anak yang menipu usianya sehingga bisa membuat akun facebook. Selain itu, tak jarang pula kita menemukan balita yang mahir mengotak-atik gadget, bahkan beberapa sudah mampu mengoperasikannya. Aneh juga rasanya melihat anak kecil yang belum bisa membaca tapi tahu menggunakannya.
Hal ini tidak selalu berbuah baik, kadangkala malah menimbulkan masalah baru seperti kecanduan games hingga yang paling parah candu pornografi.
Beberapa penyakit kejiwaan baru pun bermunculan, mulai dari yang tidak mampu lepas dari gadget, gila selfie hingga ratusan foto per hari sampai tindak asusila yang bermula dari media sosial.
 
Generasi Milenia.
Generasi yang kini kita lihat begitu cerdas terutama lekas akrab saat bersentuhan dengan teknologi. Seperti yang telah diketahui, teknologi bagai dua sisi mata pisau. Manfaatnya banyak, mudharatnya juga sama.

Generasi manakah yang ingin kita bentuk?


Bayangkan saja, di zaman ini keterbukaan informasi berbanding sama dengan kebocoran informasi.
Mengapa saya sebut demikian?
Akses tanpa batas di dunia digital memang akan memudahkan kita untuk cepat memperoleh informasi, tapi juga menjadi tantangan

Ya.
TANTANGAN!

Tantangan bagi segenap orangtua untuk menjaga anaknya. Bagaimanapun, anak adalah amanah. Pertanggungjawabannya tentu kepada Allah. Mengenalkan anak kepada Tuhannya, mengajarkan anak untuk mencintai agamanya, bukankah itu merupakan tanggung jawab orangtua?

Pada dasarnya tidak sulit membangun keluarga Qur'ani di tengah gerusan era globalisasi seperti ini. Jika saja setiap orangtua memiliki kemampuan menjalankan peran sebagai orangtua, jika saja setiap orangtua memahami betapa keluarga Qurani adalah solusi di zaman ini, jika saja setiap orangtua terus belajar memperbaiki diri...

Bukan. Bukan "JIKA SAJA".
Itu artinya kita hanya berandai-andai. Mari bergerak bersama.

Ayah, Bunda, dan para calon orangtua, renungkanlah sejenak

Pertama,
"APA YANG BISA MENJAMIN KEAMANAN ANAK ANDA KALAU BUKAN PAGAR IMAN DAN AGAMA?"

Di zaman yang semakin edan ini, kita nyaris tidak punya pegangan selain iman. Asuransi kesehatan, asuransi pendidikan, babysitter, bodyguard, semua itu belum tentu bisa menjamin keamanan anak anda.
Apakah mata anda mampu melihat semua kegiatannya?
Apakah telinga anda sampai mendengar pembicaraannya?
Apakah tangan anda selalu bisa menggenggamnya?

Jawabannya hanya satu, Titipkan pada Allah.
Kembali lagi, ini perkara iman kan?
Ini perkara mengajarkan agama kan?

Kedua,
"APA YANG BISA MENYELAMATKAN ANDA DARI SIKSA KUBUR KALAU BUKAN DOA SEORANG ANAK YANG SHALIH?"
Ketika ajal menjemput, nafas terhenti, amalan diputus, adakah anda mampu menolong diri anda sendiri?
Satu dari tiga penolong itu adalah doa anak yang shalih.
Jika anda tidak berhasil mengenalkan anak kepada Tuhannya, jika anda tidak bisa membuat anak anda mencintai agamanya dan memiliki kebanggan terhadap agamanya, bagaimana ia bisa tahu cara mendoakan anda?

Mengapa Kita Perlu Membangun Keluarga Qurani?

 "
ALLAH adalah kekuatan
RASULULLAH adalah teladan
QURAN dan HADITS adalah panduan
"
Generasi yang mencintai ALLAH,
akan menjadikan Allah sebagai pegangan utama. Menumbuhkan khauf (rasa takut) dan rojaa' (pengharapan) secara bersamaan. Ia takut, karena meyakini semua tindak-tanduknya disaksikan Allah. Ia akan takut berbuat jahat, ia takut berbuat maksiat. Tetapi di saat yang sama, dalam hatinya ia penuh harap kepada Allah, menggantungkan serta menyerahkan segala urusan kepada Allah.

Generasi yang mencintai RASULULLAH,
tidak akan linglung mencari pedoman, tidak akan kesulitan menemukan role model. Ia tidak perlu mengikuti artis idolanya, tidak perlu mencontoh prilaku yang tidak benar. Sebab Generasi Qurani meyakini bahwa Rasul teladan sempurna. Semua aspek ada padanya. Kesuksesannya telah nyata, walau begitu jauh jarak masanya, namun ajarannya tertanam sempurna.

Generasi yang mencintai AL-QUR'AN dan HADITS,
tidak akan memusingkan permasalahan hidup. Dipikirkan, tapi tak untuk dipusingkan. Sebab semua jawaban telah tercantum dalam Al-Qur'an yang diagungkan. Walau akan disebut fanatik, radikal, ekstrimis, tetapi generasi Qur'ani akan tegar dan istiqomah karena Quran menjadi panduan. Segala penciptaan dari awal kehidupan hingga saatnya masa kehancuran, semua sudah dituliskan. Generasi ini adalah generasi cerdas, mampu membaca peta zaman, hidupnya sudah penuh jawaban, bukan lagi pertanyaan.
 
Tanpa unsur ketiganya, kita hanya akan menghasilkan generasi yang lemah, yang hidupnya tak berarah. Sedang Allah telah mengingatkan kita pada surah An-Nisa ayat 9 :

وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh karena itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”.

Inilah teguran istimewa itu!

Apakah kita ingin meninggalkan generasi yang lemah?
Yang kehilangan pegangan dan tak tahu arah?
Yang hidup hanya sekedar hidup tapi tak urung sadar bahwa ia dicipta untuk beribadah?

Di tengah derasnya gerusan zaman, kuatnya badai godaan, apakah generasi kita akan kuat jika tak menempatkan Allah, Rasulullah serta Al-Qur'an dan Hadits dalam hatinya?
_______

Beginilah generasi Qurani, imannya mengalahkan 'kegilaan' zaman yang mampu membunuh nurani.

Inilah generasi Qurani, melawan mainstream dengan sopan.

Generasi ini bukan generasi lemah, generasi ini dirindu dunia, didamba syurga.
InsyaAllah...

Mudah-mudahan Ayah, Bunda dan segenap calon orangtua mulai mempersiapkan diri untuk membentuk keluarga Qurani. Aamiin...

www.islamic-bookfair.com
Tulisan ini diikutsertakan pada Lomba #NgeblogIslami dalam menyambut Islamic Book Fair 2016, 26 Feb-6 Mar 2016

Ketika Mas Gagah Pergi the Movie | Official Poster Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) adalah sebu...

Ketika Mas Gagah Pergi the Movie | Official Poster
Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) adalah sebuah karya fenomenal Helvy Tiana Rosa (salah satu pendiri Forum Lingkar Pena) yang bertahan lebih dari 22 tahun dalam menginspirasi kaum muda. KMGP juga disebut-sebut sebagai karya yang mempengaruhi gerakan dakwah di Indonesia (Yo Nonaka, peneliti asal Jepang) bisa dibilang sosok Mas Gagah dijadikan role model ikhwan pergerakan di Indonesia.

Perjuangan mengangkat buku KMGP ke layar sinema tidaklah mudah. Pernah akan difilmkan namun ternyata gagal, ‘dipinang’ oleh beberapa PH besar tapi ingin menghilangkan beberapa unsur, sampai akhirnya sepanjang tahun 2015 yang lalu, Helvy Tiana Rosa menggagas KMGP lewat Crowd Funding, yaitu gotong royong untuk suatu proyek idealis.

Ditulis pertama kali pada tahun 1992, KMGP telah banyak mengalami revisi termasuk pada filmnya. ‘Hijrahnya’ Mas Gagah ke dalam film memang terbilang tidak mudah. Umumnya, buku yang diangkat ke dalam film lebih banyak tidak sesuai ekspektasi dan cenderung mengecewakan. Hal ini lumrah, sebab saat membaca buku, pembaca bebas menginterpretasikan tokoh hingga jalan cerita sesuai ekspektasinya. Sedangkan pada film, penonton akan terpaku pada satu acuan mutlak mulai dari tokoh hingga setting. Seringkali tokoh dan setting ini tidak sesuai dengan ekspektasi penonton sehingga mengecewakan.
Hijrahnya Mas Gagah ke dalam film juga tidak terlepas dari dilema sejenis. Walau masih mengangkat tema besar yang sama, namun alur cerita KMGP yang berubah membuat saya harus menyusun logika dari dasar lagi.
------- 

Film KMGP berkisah tentang hubungan kakak adik bernama Gagah (Hamas Syahid Izzuddin) dan Gita (Aquino Umar) yang berubah drastis sejak Gagah pulang dari Ternate. Gita yang terbiasa seru-seruan bersama abang gantengnya yang berprofesi sebagai model sekaligus senpai karate tiba-tiba harus terkejut karena perubahan abangnya. Gagah yang dulunya sangat modis dan gaul berubah menjadi suka memakai baju koko dan celana kain. Gagah yang suka hangout dan nongkrong-nongkrong cantik atau nonton konser, kini berubah pendiam dan lebih banyak menghabiskan waktu untuk membaca buku. Selera musiknya juga berubah, menjadi lagu-lagu arab yang diperkenalkan Gagah kepada Gita sebagai nasyid, bukan hanya lagu namun juga dzikr (pengingat)

Perubahan Gagah membuat Gita membenci abangnya itu, Gita menganggap Gagah tidak lagi asyik dan tidak bisa memahami dirinya. Pertengkaran-pertengkaran kerap terjadi, Mama (Wulan Guritno) sampai pusing melihatnya. Di satu sisi Mama yakin bahwa Gagah benar, tetapi Mama juga meminta Gagah agar tetap menjaga adiknya. Gita menganggap Mama pilih kasih, sementara cukup dilematis bagi Gagah untuk mengikuti adiknya atau mengikuti agamanya dengan konsekuensi dijauhi oleh orang tersayang. Tetapi Kiai Gufron (Salim A Fillah) menguatkannya dalam suatu pembicaraan lewat telepon bahwa istiqomah adalah kunci utama.

Karena membenci Gagah, Gita tidak lagi ingin diantar ke sekolah. Ia memilih menggunakan bis umum padat penumpang. Entah bagaimana ceritanya, Gita sering bertemu seorang lelaki yang pindah dari bus ke bus untuk berdakwah (Masaji Wijayanto). Lelaki yang tidak pernah menyebutkan namanya itu tidak pernah malu menyampaikan kebenaran. Sebagian orang menganggapnya pengamen yang mengharap recehan sehingga beberapa penumpang sering menawarkan uang, namun selesainya ia menyampaikan dakwahnya, ia segera turun dari bis dan berpindah ke bis selanjutnya. Awalnya Gita merasa terganggu, bahkan sempat melawan lelaki ini. Namun dalam suatu waktu, Gita hampir saja kecopetan dan lelaki misterius itulah yang menolongnya. Setelah kejadian itu Gita juga mendapati lelaki misterius itu sedang menolong penduduk dari musibah kebakaran. Gita jadi salut, maka dalam kesempatan lain saat ia bertemu lagi dengan lelaki itu, Gita bertanya siapa namanya. Namun karena lelaki itu segera pindah ke bus lain, Gita hanya mendengar “Fi sabilillah” dan akhirnya menamai lelaki itu dengan Mas Fisabilillah.

Sementara Gagah akhirnya bersahabat dengan para preman tobat yang ditemuinya di sebuah perkampungan kumuh di pinggir laut. Gagah awalnya berniat mengembalikan dompet yang ditemukannya, namun tiga orang preman datang dan memalak Gagah. Sayang, Gagah yang jago karate terpaksa memberi pelajaran dengan jurus karatenya. Tak disangka, ketiga preman itu ternyata pensiunan preman alias preman tobat yang mengurusi anak-anak di kampung itu. Bersama Gagah dan teman-temannya, mereka akhirnya membangun Rumah Cinta yang difungsikan sebagai taman baca, tempat berkreasi dan juga terdapat masjid untuk beribadah. Gagah juga mengajarkan ketiga preman untuk istiqomah alias konsisten dalam berbuat kebaikan. Gagah juga membawa Mama ke Rumah Cinta, disana hati Mama begitu tersentuh, terutama saat seorang anak perempuan menghadiahi Mama sepotong jilbab.

Konflik Gagah dan Gita masih terus berlanjut, puncaknya saat Gita diam-diam membongkar laptop Gagah yang diyakininya bisa mendapatkan informasi tentang perubahan abangnya yang bahkan disangkanya terjebak aliran sesat. Gagah berusaha meminta maaf dengan membelikan Gita sebuah rok untuk dipakainya. Bukannya berbaikan, Gita malah makin ngambek karena merasa Gagah tidak mengerti dirinya yang tomboy. Gita mengajukan syarat, Gagah harus mengikuti keinginannya. Gagah menuruti, membawa Gita ke sebuah pesta. Lebih lucu lagi ketika Gita keheranan melihat pesta pernikahan yang dipisah antara lelaki dan perempuan itu. Gita mengintip area ikhwan lalu berusaha menerobos. Karena dilarang oleh seorang panitia, Gita akhirnya membuat kerusuhan dengan menumpahkan makanan yang sedang dibawa seorang waiter. Gagah geram bukan kepalang, tapi Gita lebih marah lagi kepada Gagah.

Gita lebih terpukul saat melihat sahabat dekatnya, Tika juga ikut berjilbab. Begitupun Mama yang didapatinya sedang melipati jilbab lantas berkata “Hidayah, Git… Doakan Mama dapat hidayah…”. Gita betul-betul tidak mengerti, semua orang berubah aneh seperti Mas Gagah!
 -------


Akhirnya bisa nonton juga T^T
 Antara buku dan Film KMGP 

Sebagai pembaca KMGP, saya memang harus merekonstruksi ulang pikiran saya. Sebab, alur ceritanya memang sangat berbeda. Perbedaan-perbedaan besar yang saya soroti adalah sebagai berikut : 

  • Loncatan Zaman

Ditulis pada tahun 1992, KMGP versi film telah disesuaikan dengan masa kini. Setting kekinian terlihat jelas dari gaya berpakaian anak kekinian ala Gita yang akrab dengan topi mencolok. Sementara Gagah dalam film ini tidak selalu menggunakan celana kain, Gagah justru banyak menggunakan jeans walaupun dengan warna-warna natural yang tidak mencolok. Begitupun sepatunya yang mewakilkan ‘ikhwan kekinian’, tidak lagi menggunakan sandal sepatu atau sandal kulit seperti ikhwan zaman dahulu.
Loncatan zaman juga terlihat dari gadget seperti smartphone milik Yudi, laptop Gagah dan Gita yang merupakan merk ternama, atau istilah download lagu-lagu nasyid (dulunya hanya ada kaset). 

  • Penggunaan Jilbab

With friend nge-KMGP | "Ini tiket kita!" ehh... "INI FILM KITA!"
Pada saat KMGP ditulis, waktu itu jilbab di Indonesia masih lagi diperjuangkan. Penggunanya dianggap aneh dan hanya digunakan oleh kalangan tertentu. Jika dibuat di masa ini, saya pikir ada baiknya problematika penggunaan hijab harus dibuat lebih kritis. Misalnya, jika di zaman dulu masalah utama jilbab adalah sulitnya penggunaan jilbab dalam kehidupan sehari-hari, di zaman ini ada banyak masalah jilbab yang lain, seperti penggunaan jilbab sebagai mode/tren belaka, atau permasalahan lainnya. Sehingga masalah jilbab bisa menjadi pesan utama dari film ini.

  • Timeline

Timeline dalam buku KMGP berbeda jauh dengan filmnya. Dalam buku, Gagah dan Yudi hidup dalam kesatuan waktu yang terpisah dan tidak sempat bertemu, bahkan keduanya tidak memiliki hubungan. Tetapi dalam film ini, Gagah dan Yudi sempat bertemu, saling mengenal, menuntut ilmu bersama, dan dikenal Gita dalam waktu yang sama.
Selain itu, dalam buku, diceritakan bahwa Gagah-Gita memiliki Papa, sedangkan dalam film, diceritakan bahwa Papa meninggalkan mereka dengan tiba-tiba. Apakah perginya Papa akan menjadi konflik baru dalam film KMGP? Kita lihat saja kelanjutannya.

Menantikan Sekuelnya

Saya tidak mengira bahwa KMGP akan dipecah menjadi dua bagian. Tentu, saya penasaran dengan kelanjutannya. Saya tidak tahu alasan pasti mengapa film ini dibagi dua, apakah mungkin terlalu padat dan banyaknya pesan yang ingin disampaikan sehingga tidak cukup dalam 90 menit. KMGP 1 ini menurut saya lebih menekankan pada pengenalan tokoh. Konflik utamanya justru akan muncul di KMGP 2.

Menyoal Para Pelakon 

Aktor dan aktris dalam sebuah film adalah nafas utama, bagaimana mereka menghidupkan tokoh fiktif dalam dunia nyata. Helvy Tiana Rosa selaku penulis dan produser memang menginginkan pemain baru yang sesuai dengan ruh para tokohnya. Namun, terlepas dari keinginan, manusia memang masih saja punya kekurangan.

Hamas Syahid Izzuddin (Mas Gagah), saat menemani roadshow HTR di Medan, saya membayangkan sosok Gagah yang dirahasiakan oleh HTR ini. Penggambaran kepribadian yang nyaris sempurna dari HTR ternyata tidak berbanding sempurna dengan aktingnya di KMGP. Hamas bukan orang baru, sebelumnya ia sudah membintangi Tausiyah Cinta sebagai pelakon utama. Namun menghidupkan karakter Gagah dalam KMGP bagi saya belum dilakoninya secara baik. Hamas masih terlihat kaku sebagai Gagah. Begitupun saat adegan menghajar tiga preman, Hamas belum bisa menunjukkan Gagah yang seorang senpai karate. Setahu saya, setiap beladiri punya gerakan khas mulai dari kuda-kuda hingga jurusnya. Saya melihat Hamas lebih mendekati tinju ketimbang karate saat adegan ini. Saat marah, Hamas terlihat menyeramkan, nyaris menghilangkan sisi cute and calm-nya dalam adegan lainnya.  

Yang paling mengganggu dari penampilan Hamas adalah janggut tempelnya yang terkesan ‘maksa’. Hampir semua teman mengomentari janggutnya, walau kecil namun memang sangat mengganggu. Beberapa teman bahkan menyarankan agar menggunakan obat penumbuh jenggot saja daripada dibuat tempelan seperti itu. Bondingnya dengan Gita juga belum cukup kuat. Saya mengapresiasi nihilnya sentuhan antara Gagah dengan Gita karena pada dasarnya mereka memang bukan muhrim. Namun saat Hamas menyebut “Dik Manis” tampaknya ia kurang luwes. Mungkin karena Hamas memang tidak biasa mengumbar kata manis atau menggombali lawan jenis :D

Aquino Umar (Gita), walau ada yang mengatakan lebay, bagi saya Noy cukup memuaskan dengan kekayaan ekspresinya. Sebagai bocah tomboy yang cuek dan kekanak-kanakan, Noy terbilang berhasil masuk ke dalam tokoh Gita. Kekesalannya sangat terasa ketika orang-orang di sekitarnya mulai berubah, saya dapat membayangkan jika di posisinya, pasti terasa bingung dan kesal sendiri. Kekuatan Noy ada pada ekspresi jutek dan cemberutnya, tapi saya belum tahu (dan menantikan) ekspresi kesedihan dari Noy yang tentunya akan menguatkan KMGP.



Masaji Wijayanto (Yudi) mungkin cukup mencuri perhatian karena wajah tampannya. Di usianya yang sangat muda saya sempat khawatir ia tidak bisa menghidupkan Yudi. Memang masih terdapat beberapa kekurangan, terutama pada awal kemunculannya di film KMGP. Masaji masih bermasalah dalam artikulasi bicara. Padahal tokoh Yudi punya highlight sebagai orang yang ‘rajin’ bicara. Beberapa kali Masaji terdengar ‘belibet’, walau kecil tetapi telinga penonton cukup peka untuk menemukannya. Dalam novel, perkiraan tokoh Yudi berusia jauh lebih tua dari Gita. Namun dalam film KMGP, Masaji dengan Noy terlihat seperti rekan sepermainan, Masaji belum terlihat lebih dewasa walaupun memanggil Gita dengan sebutan “Dik”, terasa janggal memang.

Ketiga tokoh utama yang muncul di KMGP 1 ini cukup terimbangi dengan pemeran pendukung yang berasal dari jajaran artis senior. Wulan Guritno salah satunya, pembawaannya sebagai ibu yang berjuang menghidupi kedua anaknya memang sangat kuat, terhadap Gita demikian, namun tidak dengan bonding ibu-anak terhadap Gagah.

Kehadiran tiga preman tobat bisa dibilang mengobati ‘kelurusan’ film ini. Adegan yang ketiganya tampilkan selalu lucu, terutama saat Epy Kusnandar menampari bibir Abdur SUCI karena nyosor ingin bicara. Selain itu kehadiran Ely Sugigi yang kesal saat disebut tonggos dan Aty Fatimah SSTI yang disindir gendut di dalam bus juga sama kocaknya.

Mendukung dan Mengapresiasi Film Islami yang Berkualitas

Saat menjadi MC
Roadshow KMGP di Medan

Bagaimanapun, sebagai salah seorang yang mengikuti perjuangan KMGP, saya akan terus mendukung KMGP terutama untuk kebaikan di masa mendatang. Paling tidak, KMGP tidak mengangkat percintaan sebagai tema utamanya seperti halnya film islami mainstream. Sebut saja para pendahulunya yang mengangkat dilema percintaan dalam ranah syar’i. KMGP justru hadir menawarkan tema tentang Hijrah dan Dakwah. Di sekitar saya banyak teman-teman yang terinspirasi oleh KMGP, membuka hati untuk hijrah dan mulai mendekatkan diri kepada dakwah.

Karenanya saya nonton KMGP untuk mendukung film-film seperti ini. Dengan datang ke bioskop dan membayar untuk sebuah film, sesungguhnya kita tengah memberi kepercayaan kepada pelaku industri film bahwa film islami mempunyai tempat tersendiri, juga merupakan pasar penonton yang jelas.
Dengan cara ini pula kita menghidupkan sastra Islami, agar layar bioskop tanah air tidak dipenuhi dengan film asing maupun film yang tidak membangun.

Selain itu dengan menonton KMGP kita juga ikut membantu pendidikan anak-anak di Palestina, dan kita turut pula menyumbang sebuah pohon untuk keberlangsungan alam raya.
KMGP memang bukan film sembarangan! Film ini dipenuhi ruh perjuangan. Mulai dari pra-produksi hingga post-produksinya.

Satu hal lagi, film seperti ini akan mengubah stereotip “Cowok Keren”. Kalau dulu cowok keren ditasbihkan pada anak gaul yang modis, lelaki macho berotot atau naik motor besar, kehadiran Hamas, dkk sepertinya akan mengubah arus. Penghapal Qur’an tidak lagi dianggap kampungan melainkan terlihat keren karena layak menjadi imam yang baik. Bersiaplah para lelaki, karena setelah ini mungkin saja calon anda akan meminta hapalan Ar-Rahman sebagai mahar, atau paling tidak meminta untuk diajarkan Al-Qur’an. Bersiaplah… Standar suami dan calon mantu akan segera berubah :D

KMGP memang bukan film biasa. Bertahan selama lebih dari dua dasawarsa, digarap dengan mempertahankan idealism serta perjuangan crowd-funding yang tidak mudah akan menjadikan KMGP film yang lekat dalam ingatan. Saya selalu percaya, yang dibuat dengan jiwa akan memiliki jiwa, yang datang dari hati akan sampai ke hati. Semoga KMGP bisa!

Halo, semua! Gimana liburannya? Liburan sepertinya menjadi hal yang ditunggu banyak orang, menyeg...

Halo, semua! Gimana liburannya?
Liburan sepertinya menjadi hal yang ditunggu banyak orang, menyegarkan pikiran dan menikmati kehidupan. Belakangan ini liburan tampaknya juga udah berevolusi menjadi sebuah gaya hidup. Traveller ramai, wisata menjadi hobi, kapan punya budget langsung merencanakan liburan. Apalagi ditambah dengan ledekan, "Kurang piknik, lo!" untuk orang-orang yang kelihatan berat beban hidupnya, kegiatan liburan berubah menjadi sebuah budaya baru.

Jepang adalah salah satu destinasi wisata terfavorit, terutama untuk orang Indonesia. Entah karena dekatnya hubungan bilateral antar kedua negara *jiah* atau promosi gencar lewat film dan musik yang menjadikan Jepang menjadi primadona wisata.
Untuk pergi ke Jepang memang harus menyediakan budget cukup besar.
Tapi... Gimana ya kalau ada yang menawarkan jalan-jalan gratis ke Jepang?

That's the point! Aku juga mau dong jalan-jalan gratis ke Jepang...
Nah, kalau kamu juga mau berkesempatan jalan-jalan ke Jepang, klik aja gambar di bawah ini

 Klik disini untuk kesempatan jalan-jalan ke Jepang
Ayo klik gambarnya untuk jalan-jalan ke Jepang GRATIS!
Nah, selama beberapa hari ini aku udah bolak-balik Medan-Toyama (via Google) untuk menelusuri Toyama dan memperkenalkannya ke kamu.

T O Y A M A ?

Iya, Toyama. Mungkin memang belum sefamiliar Tokyo, Hiroshima atau Nagasaki di telinga kita, tapi... Toyama ini asli keren banget! Kayaknya sebulan tinggal di Jepang muterin tempat keren di Toyama enggak siap-siap.

Toyama adalah salah satu perfektur (disini kayak provinsi) dari 47 perfektur yang ada di Jepang. Toyama sendiri terbagi lagi menjadi 4 region yaitu Toyama dan Niikagawa (tergabung dalam Toyama Timur) lalu Takaoka dan Tonami (tergabung dalam Toyama Barat).

Sebelum jalan-jalan beneran ke Jepang, aku mau ajakin mutar-mutar Toyama dulu. Lumayan dong, nggak harus sampai sebulan, cukup baca tulisanku aja, hehehe...

Lanjut, Put... Mau kemana kita?

Iya, sabar...
Aku bakal ajak kamu menyusuri kota per kota di Toyama.
Yuk, kita mulai JELAJAHI TOYAMA!!!

  • TOYAMA CITY


Kita mulai perjalanan dari Ibukotanya Toyama dulu, yaitu Toyama City. Tempat pertama yang harus kamu kunjungi di ibukota ini adalah Toyama Castle  (富 山城) atau disebut Azumi Castle (安 住 城). Kastil megah ini dibangun pada tahun 1543, tetapi direnovasi di tahun 1954 dan dipertahankan oleh pemerintah Jepang hingga saat ini sebagai taman umum. 

Toyama Castle
Bagaimana menuju kesana?

10 menit jalan kaki dari Stasiun Toyama di JR Hokuriku Main Line
2 menit jalan kaki dari pemberhentian Kokusai-kaigijō-mae di Toyama City Tram Loop Line (CEMTRAM)
2 menit jalan kaki dari pemberhentian Joshi-koen-mae atau 4 menit jalan kaki dari pemberhentian Sogawa menggunakan Toyama Chitetsu Bus
+- 20 menit menggunakan shuttle bus dari Toyama Kitokito Airport menuju Joshi-koen-mae stop
+- 15 minutes naik mobil (pribadi dari Toyama Interchange di Hokuriku Expressway

Yang kedua ada Botanic Garden of Toyama (Taman Botani Toyama)
Kalau pernah lihat di film Jepang semacam ada hutan dalam ruangan gitu, ya itu botanic garden kayak di Toyama ini salah satunya. Dibangun pada tahun 1989 dan mulai dibuka untuk umum di 1993, indoor-garden ini memang tepat banget buat orang Biologi atau peneliti tumbuhan. Karena di dalam sini ada sekitar 5,000 spesies tumbuhan dari seluruh Jepang dan luar negeri! WOW!

Salah satu view di Botanic Garden of Toyama

Toyama juga sepertinya akan memuaskan pecinta seni sepertiku, karena Toyama punya Museum of Modern Art, sekaligus satu dari sekian museum yang disupport langsung oleh perfektur Toyama.  Di dalamnya ada berbagai jenis karya seni yang dipamerkan dalam display menarik. Bahkan jika tidak masuk ke dalamnya, museum ini tetap memiliki seni yang kuat dari bangunan luarnya. Museum yang dibangun tahun 1981 ini bersanding tepat dengan Jonan Park di pusat kota Toyama.

Salah satu sudut dalam Museum of Modern Art, Toyama
  • DISTRIK NAKANIIKAWA


Di distrik ini ada sebuah daerah bernama Tateyama. Tapi Tateyama inilah yang menjadi poin menarik sekaligus spot wisata komplit yang akan memuaskan para turis.

Tateyama Alphine Route adalah rute wisata di Gunung Tateyama yang menawarkan pemandangan alam nan indah. Kalau Swiss punya salju abadi di pegunungan Alpen, Jepang juga punya, di tempat yang selesai digarap pada tahun 1971 inilah tempatnya. Perjalanan bisa kita mulai menggunakan kereta dari stasiun Toyama menuju Stasiun Tateyama. Eits, jangan lupa beli dulu tiketnya di Dentensu Toyama. Harga tiketnya sekitar 12,000 hanya untuk ke Stasiun Tateyama saja loh, karena selanjutnya kita akan menggunakan cablecar menuju Bijodaira. Dari Bijodaira lah pemandangan akan mulai berubah, semakin naik ke atas maka semakin tebal salju yang kita lihat di sehamparan pandangan mata. Saatnya menuju Murodo! Ini adalah titik poin terindah tempat kita bisa menikmati salju-nya Tateyama.

Murodo Station

Terus puncak Tateyama-nya, Put?

Ya, ada. Tapi harus mendaki lagi sekitar 500 meter baru menyentuh puncaknya, itupun kalau kamu tahan sama dinginnya salju disana, itu salju abadi loh... yang nggak pernah mencair, hihihi... Bahkan di musim semi sekalipun, jalanan menuju Tateyama masih berdinding salju sekitar 10 meter. Uwoow~

Tateyama Snow Corridor
Dari Muredo kita akan menuju Daikanbo, masih dengan pemandangan yang sama, putih. Ketutupan salju. Nah, bersiap-siap karena dari Daikanbo kita akan menyusuri Bendungan Kurobe (Kurobe Dam) yang merupakan bendungan terbesar di Jepang. Kita akan menyusuri Kurobe Dam dari bawah tanah, loh! Waw, bisa bayangkan seru (dan serem) nya??! Hahaha... Penampakannya kayak terowongan Jepang pada umumnya, bedanya enggak ada mitos apa-apa kok disini :)

Terowongan bawah tanah Korobe-dam


Kurobe-dam, bendungan terbesar di Jepang

Sekeluarnya dari Kurobe Dam, kita akan berada di Ogizawa dan akan melanjutkan perjalanan ke stasiun terakhir, Shinano Omachi. Saking panjangnya Tateyama Alphine Route ini, kita akan menyelesaikan perjalanan di kota lain. Karena Tateyama Alphine Route menghubungkan Toyama City di perfektur Toyama dengan Omachi Town di perfektur Nagano. Waduh, udah nyebrang provinsi aja nih! Coba deh, cek rutenya sekalian biar ingat gimana akses menuju kesana, nih...

Rute Tateyama

Selain itu Tateyama juga punya Shomyo Falls, air terjun tertinggi di Jepang dan memiliki saudara kembar yaitu Hannoki Falls. Tingginya sekitar 350 m (1,148 kaki) dan punya empat stages : pertama 70 m, kedua 58 m, 96 m dan 126 m.


Shomyo Falls
  • UOZU
Daerah ini terkenal dengan 3 misterinya yaitu The Mirage (fatamorgana yang tidak berubah walau musim berganti), The Firefly Squid (cumi-cumi yang bersinar seperti kunang-kunang pada bulan tertentu) dan The Burried Forest.

Tapi jangan khawatir, Uozu juga punya tempat menarik untuk dikunjungi. Setibanya di Uozu, kita harus coba bertandang ke Uozu Aquarium. Uozu Aquarium ini menampilkan Toyama sebagai perfektur yang terkenal dengan kelautannya. Akuarium ini semakin populer sejak pembukaan kembali setelah renovasi pada bulan Maret 2013. Akuarium ini memiliki varian dari acara seperti waktu makan dan waktu cerita dalam tangki Toyama Bay. Uozu Aquarium juga menawarkan beberapa penelitian paling maju di ekologi firefly squid dari pertengahan Maret sampai akhir Mei, spesies yang menarik ini dipamerkan! Apakah Anda datang dalam kelompok, pada tanggal, atau dengan keluarga, berbagai peristiwa dan menampilkan memastikan bahwa ada sesuatu untuk semua orang!


Uozu Aquarium
  • HIMI
Ada satu tempat menarik yang mungkin belum banyak diketahui, yaitu Himi Shiokaze Gallery. FYI, Himi adalah kota kelahiran dari mangaka terkenal Fujiko F. Fujio yang masyhur dengan serial anime Doraemon, Ninja Hatori atau Kiteretsu. Disini kita akan dibawa masuk ke dalam suasana kehidupan Fujiko karena ada replika kamar dan rumahnya serta pameran beberapa karakter buatannya yang terkenal. Nikmati dunia Fujiko Fujio dengan sambutan dari karakternya yang terkenal disini! 






Selain itu juga terdapat Ozakai Cave. Gua ini terbentuk oleh erosi laut dan sisa-sisanya yang pertama untuk diteliti di Jepang. Selama waktu dari Jomon Era ke zaman modern, atap gua secara bertahap mulai gugur. Dari enam lapisan stratum kita dapat mengetahui perkembangan Periode Jomon.
Ozakai Cave
Ancient Tomb of Toyama mungkin menjadi tempat mistis yang akan kamu kunjungi. Tempat ini adalah makan kuno tertua yang ada di Toyama. Tatsuyoshi Nishi menemukan kuburan Yanagida-Nunoo-Yama pada bulan Juni 1998. Secara resmi ditunjuk sebagai tempat bersejarah nasional pada tahun 2001. Dibangun pada awal Periode Kofun (300 AD), diketahui sebagai contoh utama dari Koshi budaya yang ada 1700 tahun yang lalu. Himi adalah salah satu daerah yang paling maju di bidang budaya Koshi.

Sekitar 15 menit dari stasiun Himi terletak sebuah taman bunga yang indah namanya Aiyama Garden. Taman dengan luas 44.000 meter persegi hanya dibangun dalam beberapa tahun. Dua patung di taman depan diterbangkan dari Okinawa, masing-masing seberat 4 ton. Selain menjadi taman yang indah di mana bunga bermunculan sepanjang tahun, ada juga sebuah kafe yang menghadap lokasi yang luar biasa ini.Harga tiket masuknya sebesar ¥ 800.
Aiyama Garden
  • IMIZU
Mari kita ke Imizu! Apa aja sih yang bisa kita temui di Imizu?
Nih, pertama buat penggemar baseball coba deh berkunjung ke Shoriki Kobayashi Memorial Hall. Tokyo Giants adalah grup bisbol profesional di Jepang. Kobayashi mendorong pengembangan dan mempopulerkan televisi berwarna untuk mendorong olahraga, menjadi dikenal sebagai "bapak bisbol profesional". Ia dilantik ke dalam hall of fame di 1959. Shouriki penerus Yosoji Kobayashi membangun kembali Nihon Terebi (Jepang Television) Perusahaan. Mereka juga mengambil alih Yomiuri Shinbun (Harian Yomiuri) surat kabar. Ada hampir 100 item yang terkait dengan Shoriki dan Kobayashi dipamerkan di Memorial Hall.
Shoriki Kobayashi Memorial Hall

Dengan lebih dari 10.000 buku bergambar dari Jepang dan luar negeri, ada banyak buku untuk dinikmati bersama-sama oleh orang tua dan anak-anak. Ada juga kelas untuk membuat buku gambar sendiri, serta seminar oleh penulis dan seniman. Opera, chorus, dan berbagai acara lainnya sering diadakan, semua dalam semangat "Feel, Create and Communicate" slogan "Dream Creation Space" dari Oshima Picture-book Museum.


Oshima Picture-Book Museum
Para pecinta burung sebaiknya jangan lupa mengunjungi Kaiomaru (Bird Paradise). Ini adalah surga burung di mana kita dapat berinteraksi dengan sekitar 150 jenis burung dan mengamati burung liar di masing-masing empat musim. Terletak di migrasi di Laut Jepang, taman ini menampilkan berbagai jenis burung migran yang berbeda sepanjang tahun. Master burung menjelaskan ekologi burung 9:30-16:00 setiap hari Sabtu, Minggu dan hari libur. Burung dapat diamati dari Pengamatan Pusat, kabin observasi dan observasi buta, memungkinkan semua jenis pengamat burung untuk menikmati burung dalam kenyamanan dan keamanan.


Kaiwomaru Bird Park

Di Takumi no Sato tradisi diperlakukan dengan hormat. Dalam lokakarya untuk barang buatan tangan, paviliun pameran, dan lain-lain, teknik pengrajin yang diawetkan untuk generasi mendatang. Siapapun dapat mengunjungi dan menikmati mencoba untuk membuat barang-barang keramik tradisional.


Ceramic Art Takumi no Sato
  •  NANTO
Jalan-jalan ke Nanto rasanya belum seru kalau tidak mengunjungi kampung anime yang masuk dalam warisan budaya dunia UNESCO. World Heritage Historical Village di Gokayama menawarkan pemandangan rumah-rumah penduduk jaman dahulu yang persis seperti setting anime. Atap rumah yang berbentuk segitiga menjadi khas. Konon, konstruksi atap ini memang dipersiapkan untuk menghadapi bencana alam dan cuaca buruk.


Anime Village yang jadi warisan dunia

Pindah ke Toga, sempatkan diri untuk mengunjungi Soba-no-Sato (Buckwheat Noodles Center) yang juga menjadi museum nasional Soba pertama di Jepang. Di tempat ini kita bisa menyicipi soba atau ikut dlam keseruan belajar membuat soba. 

Nikmati harmoni suara pahatan dan kayu yang indah di Yokamachi Dori. Jalan ini merupakan simbol dari Inami, desa di depan kuil Zuizen-ji yang berusia 600 tahun. Berjajar dengan lokakarya yang memproduksi ukiran kayu Inami (ditetapkan sebagai craftwork tradisional nasional), jalan jalan penuh pengunjung tertarik dengan bau kayu dan berbagai produk diukir. Bahkan kotak telepon diukir dari kayu. Ia bahkan telah terpilih sebagai salah satu 100 Best Soundcape dari Jepang karena suara yang menyenangkan dari palu kayu yang keluar dari bengkel.




Yokamachi Dori
Bagaimana menuju kesana?

55 menit dengan bus dari Takaoka Station (JR Hokuriku jalur utama)
15 menit dengan mobil dari Tonami Interchange pada Hokuriku Expressway


Selanjutnya kita harus ke Johana atau si Little Kyoto. Daerah ini terkenal dengan tenun tradisional asli. Di tempat ini juga kita bisa merasakan langsung pengalaman menenun kain jepang di Johana Oriyakata.



Johana Oriyakata
  • TONAMI
Di Tonami ada Tonami Tulip Gallery yang terletak di samping sisi timur Tonami Tulip Park, museum ini akan membawa kita ke dunia tulip. Di luar kita dapat berjalan di taman di mana tulip mekar sepanjang tahun atau menikmati bunga musiman berubah. Di dalam bangunan terdapat ruang yang dapat digunakan untuk berbagai acara, toko museum, kafe dan fasilitas lainnya. Ada juga bagian yang memperkenalkan sejarah dan budaya tulip.


Tonami Tulip Gallery

Eh tapi rasanya jalan-jalan enggak seru dong tanpa icip-icip makanan khasnya, slurp~
Oke sabar, sabar... Nih, Jepang punya makanan khas yang sebut sebagai Washoku, bahkan washoku ini punya komposisi semacam "4 sehat 5 sempurna"-nya kita. Washoku Jepang itu komposisinya 1 soup 3 vegetables. Jadi isinya ada nasi, sup dan 3 jenis lauk. Semua sudah diukur loh agar mencapai nutrisi tubuh yang seimbang. Wauw~

Ada beberapa washoku yang khas banget dari Toyama :

  • Gakayama Tofu

Tofu (tahu) dari Gakayama ini memang terkenal dengan rasanya yang khas. Selain itu pengemasannya juga unik karena diikat menggunakan jerami.

  • Kamaboko
Kamaboko adalah makanan berbahan dasar ikan yang direbus, dihancur lalu dicetak di cetakan kayu. Biasanya jadi pelengkap makanan seperti ramen. Bedanya, kamaboko dari Toyama ini terkenal banget karena pola gulungannya yang cantik, juga bentuk-bentuknya yang sangat lucu. Kayaknya nggak tega makan ini mah~




  • Masuzushi
Yang ini juga masih khas banget dari Toyama, Masuzushi adalah sushi spesial toyama yang berasal dari ikan trout. Kalau sushi biasa digulung, masuzushi justru ditekan. Biasanya berbentuk bulat dan dibungkus oleh daun bambu untuk menjaga kesegaran dan rasanya.

Masuzushi khas Toyama
  • Shiroebi Ryori, Hotaru Ika Ryori dan Benizuwaigani
Toyama terkenal dengan hasil lautnya. Shiroebi atau Udang Putih adalah hasil laut khas Toyama. Sedangkan shiroebi ryori adalah makanan semacam tempura yang berbahan dasar udang putih. 
Benizuwaigani adalah Kepiting Merah Salju yang juga khas Toyama.
Sedangkan Hotaru Ika Ryori adalah panganan yang berbahan dasar firefly squid, yaitu cumi-cumi unik yang bisa bercahaya dalam gelap persis seperti kunang-kunang.


Shiroebi Ryori
Benizuwaigani
Hotaru Ika Ryori


Oke, informasi juga nih buat kamu yang pengen liburan ke Jepang tapi takut nyasar, takut salah prosedur dan segala macam ketakutan lainnya, coba deh cek dulu HIS Tour and Travel Indonesia yang menyediakan layanan individual maupun group tour dengan tujuan perjalanan domestik maupun internasional serta berbagai produk guna memudahkan wisata kamu. Atau kamu bisa cek langsung di Facebooknya HIS >> https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia

H.I.S. bekerjasama dengan ANA (All Nippon Airways) dalam menghadirkan HAnavi yang dirancang khusus untuk wisatawan asing yang datang ke Jepang. HAnavi menyediakan paket Tiket Penerbangan Domestik plus Hotel dengan harga yang MURAH MERIAH berangkat dari Tokyo atau dari Osaka. 


Coba cek disini nih

http://his-travel.co.id/
Klik gambarnya deh
  Liburan ke Jepang tidak lagi terasa mahal atau bingung dengan adanya layanan travel dan wisata terbaik ke Jepang dari HIS dan HAnavi.

Oke, jadi setelah baca penjelajahan di Toyama

SUDAH SIAP KE JEPANG???

"Nihon no Bunka ya Kankouchi no Jiman Shitteru yo!"